
SuaraBekaci.id - Underpass Cibitung, sudah dua tahun pembangunan jalan yang menghubungkan Cibitung dan Cikarang Barat itu tak kunjung rampung.
Diketahui, proses pembangunan terkendala penolakan warga dua perumahan terhadap site plan atau denah akses jalan Underpass Cibitung oleh Metland. Ini disampaikan Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Uryan Riana menjelaskan kepada Suarabekaci.id, site plan atau denah jalan pengembang yakni Metland (Metropolitanland) tidak disetujui warga dua perumahan, Telaga Harapan dan Telaga Sakinah di Kelurahan Telaga Murni Kecamatan Cikarang Barat.
Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten ini, warga dua perumahan tersebut tidak menyetujui site plan atau perencanaan tapak dalam master plan Underpass Cibitung melintas area perumahan.
Baca Juga: Gubernur Ridwan Kamil 'Ngantor' ke Kabupaten Bekasi, Tokoh Golkar Sinis: Ada Unsur Lain?
Kata Uryan, masyarakat dua perumahan khawatir bila Underpass melintas area perumahan akan mengganggu aktifitas serta berujung pada penggusuran warga.
"Underpass mau dibangun lewat Telaga Sakinah, nah mastyarakat tidak setuju kalau lewat situ, khawatir akan ada penggusuran," kata Uryan, Selasa (19/10/2021).
Seperti diketahui, proses pembangunan Underpass Cibitung di Jalan Bosih Raya, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi sudah memasuki tahun kedua namun tak kunjung rampung.
Pantauan SuaraBekaci.id pada tanggal 13 Oktober siang, proses pembangunan masih terus berjalan, terlihat juga puluhan orang yang sedang bekerja didalam lingkungan proyek.
Proyek juga terpantau membuat jalur lalu lintas tersendat karena jalan rusak dan berdebu. Disisi proyek terdapat jalan yang menghubungkan dari pasar Cibitung menuju Tambelang dan sebaliknya.
Baca Juga: Summarecon Pasarkan Hunian Modern Minimalis Buat Konsumen Muda
Jalan disisi proyek terlihat rusak parah dan berdebu, pengendara pun harus berhati-hati ketika melintasinya.
Berita Terkait
-
Maruarar Sirait Ngaku Diperintah Prabowo Bangun Rumah Subsidi Buat Tukang Bakso Hingga Tukang Sayur
-
Menteri PKP, Gubernur Jabar & Wagub Kaltim Bahas Percepatan Perumahan Berkelanjutan
-
CEK FAKTA: Benarkah Pendaftaran Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSPS) Lewat Tautan Saja?
-
Genjot Pasar Properti, Kolaborasi Rumah123-Ringkas Pangkas Proses KPR yang Rumit
-
Tinjau Perumahan di Karawang, Menteri PKP Tekankan Pentingnya Pengembang Bertanggung Jawab
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional, Best Issuer for Sustainable Finance dan Best Social Loan
-
Libur Lebaran 2025, Super Apps BRImo dari BRI Siap Layani Transaksi Tanpa Hambatan
-
BRI Pastikan Mudik Lebaran Lancar dengan Layanan AgenBRILink di Desa dan Pelosok
-
Bebas Khawatir, BRI Siapkan Weekend Banking dan Layanan Terbatas Selama Libur Ramadan dan Idul Fitri
-
Demo Tolak UU TNI, Pendemo di Bekasi Dilaporkan ke Polisi Gegara Ini