SuaraBekaci.id - Tokoh partai Golkar Kabupaten Bekasi Iip Bustomi mempertanyakan agenda GUbernur Jawa Barat Ridwan Kamil 'ngantor'di kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Menurut dia, hal ini tidak biasa mengingat Ridwan Kamil tak pernah hadir dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Bekasi.
“Gubernur sampai ngantor di lingkup perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi ini ada apa? Apakah benar tradisi gubernur seperti itu saat ada satu daerah yang dijabat oleh Pj bupati dari provinsi? Atau ada unsur lain?,” kata Iip di Cikarang, (15/10/2021).
Dia mencurigai gembar-gembor Gubernur Ridwan Kamil 'Ngantor' hanya untuk memperkuat posisi Pj Bupati Bekasi.
“Kok bisa sekarang gubernur sampai berencana akan ngantor di Kabupaten Bekasi, yang konon kabarnya kegiatan ini sudah menjadi tradisi Ridwan Kamil ketika ada satu daerah yang diisi oleh Pj Bupati dari provinsi. Bisa jadi ini hanya bertujuan untuk memperkuat posisi Pj Bupati Bekasi. Kalau benar demikian, segitu ‘cengeng’ kah Pj Bupati Bekasi sampai harus ditemani oleh Pimpinannya dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab,” sindirnya.
Iip Bustomi yang juga murid KH Noer Ali lantas meminta Ridwan Kamil berlaku adil dalam tradisi ngantor ke daerah atau wilayah tersebut.
"Jangan hanya tradisi kepentingan pribadi nya sendiri atau pencitraan. Dimana etika nya kalau tradisi itu hanya kepentingan pribadinya saja,” ketusnya.
Seperti diketahui, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengabarkan bahwa Gubernur Ridwan Kamil dikabarkan akan ngantor di Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam waktu dekat ini. Mengutip situs Pemerintah Kabupaten Bekasi, Gubernur diagendakan 'ngantor' tanggal 14,15,16 Oktober 2021 ini.
Berita Terkait
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Kelihatan Tak Pernah Sedih, Atalia Praratya Bongkar Alasan Cepat Move On dari Ridwan Kamil
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?