SuaraBekaci.id - Kabupaten Purwakarta pada hari ini, Sabtu (16/10/2021) menggelar Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades Serentak.
Ada 170 desa yang menggelar Pilkades Serentak hari ini. Pencoblosan sendiri akan dimulai pukul 07.00 hingga pukul 13.00 WIB.
Gelaran Pilkades Serentak di Purwakarta sendiri diikuti oleh 573 calon kepala desa. Artinya, hanya 170 calon yang bakal melenggang menjadi kepala desa. Sisanya harus bisa menerima kekalahan.
Mengantisipasi adanya calon kepala desa yang gagal memenangkan Pilkades Serentak, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih Kabupaten Purwakarta menyiapkan klinik kedokteran jiwa dengan dua orang dokter ahli kesehatan jiwa (psikiater).
Psikiater tersebut disiapkan untuk menangani pasien rawat jalan dan calon kepala desa yang depresi akibat gagal dalam pencalonan.
"Sementara ini, kami belum menyiapkan ruang rawat inap khusus untuk pasien depresi, namun klinik kesehatan jiwa dengan dua psikiater sudah kita siapkan untuk penanganan pasien depresi," kata Direktur RSUD Bayu Asih Purwakarta, Dr. Agung Darwis Suriaatmadja, Sabtu (16/10/2021).
Dia mengaku belum pernah merawat mantan calon kepala desa yang mengalami depresi pascapemilihan. Klinik kesehatan kejiwaan merupakan fasilitas yang ada di RSUD Bayu Asih.
"Sejauh ini, kami belum pernah merawat pasien depresi akibat gagal dalam Pilkades," kata dr. Agung.
Dia menyarankan fokus pada pengendalian diri, tidur yang cukup dan makan teratur serta siap menerima kegagalan.
Baca Juga: Rutin Konsumsi Jamur Bantu Turunkan Risiko Depresi, Ini Sebabnya
"Harus selalu dikondisikan agar mereka yang mengalami kegagalan tersebut tidak mengalami stress yang berkelanjutan sehingga fisik dan jiwanya tetap sehat seusai pemilihan," ujar dia.
Tag
Berita Terkait
-
Dihina 9 Muridnya Sendiri, Balasan Guru SMAN 1 Purwakarta Ini Bikin Haru
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
Viral Banner Aku Harus Mati, Psikiater Ingatkan Risiko Trigger Bunuh Diri di Ruang Publik
-
Jejak Berdarah Preman Pembunuh Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta: Residivis, Keok Diterjang Peluru!
-
Pria Punya Hak untuk Menangis: Belajar Mengolah Duka dari Mencuci Piring
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun
-
Candaan Berujung Masalah? Kenali Batasan Humor Agar Tak Berakhir Jadi Pelecehan
-
Bukan Cuma Aspal, Ini Solusi Permanen Pemkab Bekasi Atasi Jalan Ambles di CBL
-
Berawal dari Sewa Gedung, Kasus Rp2 Miliar Ini Berujung Proses Hukum
-
Sekolah Rakyat Asah Bakat Siswa Miskin Lewat Taekwondo dan Seni Tari