SuaraBekaci.id - Ratusan massa yang tergabung dalam organisasi massa Betawi datangi markas Polres Bekasi Kota, Kamis (14/10/2021).
Mereka mendatangi kepolisian terkait video ujaran kebencian dari seorang pria berkemeja label 'Singa Patriot' yang beredar di akun sosial media Bekasi.
Dengan mengenakan pakaian adat betawi, para anggota ormas yang tergabung dalam Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Jawara Jaga Kampung (Jajaka) dan Laskar Betawi Bekasi terlihat beriringan masuk ke dalam area Polres Bekasi Kota.
Ketua Jajaka Damin Sada mengatakan. "Ada oknum yang saya bilang perbuatan yang tidak memyenakan lah terhadap orang Betawi, jadi jangan sampai berlarut larut, timbul masalah yang lebih besar," katanya kepada wartawan di Polres Metro Bekasi Kota, Kamis (14/10/2021).
Agar masalahnya tidak terlalu besar, lanjut Damin, dirinya mempercayai ke pihak kepolisian.
"Jadi karna ini negara hukum, ya kita serahkan kepada hukum. silahkan nanti hukum yang berjalan," jelasnya.
Sementara video kedatangan ormas Betawi tersebut dikomentari Warganet dengan dukungan.
Pada akun @bekasigue_ warganet menuliskan dukungan terhadap para ormas Betawi.
"Jangan kasih kendor, tuman klo diantepi", celetuk akun @bambang***
Baca Juga: Jawara Bekasi Damin Sada Meradang, Pria Kemeja Label 'Singa Patriot' Dilaporkan Ke Polisi
"Lo nyari makan di Betawi, malah ngejelekin Betawi, ajakin makan paku Ba" cetus akun @darus97***
"Semangat buat ncang ncing enya babeh," dukung akun @firdha***
"Buset Damin sada klo udah keluar kandang jangan harap bisa lolos wkwkw... jawara bekasi tuh yg nurunin patung lele" cetus akun Ajie_sura***
Diberitakan sebelumnya, sebuah video pria berkemeja hitam berlabel 'Singa Patriot' mencaci maki dan berujar kebencian beredar.
Dia bahkan menantang dan menganiaya lawan bicaranya. Aksinya itu terekam video dan beredar di sosial media.
Berita Terkait
-
Sebut Sumbar dan Jabar Suku Barbar, Abu Janda Resmi Dilaporkan ke Bareskrim!
-
Diperiksa Bareskrim, Pandji Pragiwaksono Dicecar Puluhan Pertanyaan Soal Ujaran ke Masyarakat Toraja
-
TikTok Perketat Penanganan Konten Ekstremisme dan Ujaran Kebencian
-
Anggota DPR Non Aktif Korban Disinformasi dan Fitnah, Bukan Pelaku Kejahatan
-
Pelajar Jakarta Jadi Duta Damai Digital, Siap Perangi Ujaran Kebencian di Media Sosial
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Disorot Mendagri Akibat Belanja Pegawai Rp3,5 Triliun, Ini Solusi DPRD Kabupaten Bekasi
-
Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara
-
Debt Collector Intimidasi Warga di Bekasi, Anggota DPR: Tangkap dan Usut Tuntas!
-
Wajah Baru Stadion Wibawa Mukti: Renovasi Rp40 Miliar Rampung 70 Persen, Ini Bocoran Fasilitasnya!
-
Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total, Zulhas : Satu Bulan