SuaraBekaci.id - Polisi masih memburu terduga pelaku pembacokan di Perumahan Karanganyar Residence, Karang Bahagia Kabupaten Bekasi.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Rahmat Sujatmiko mengatakan pihaknya masih mencari terduga pelaku yang setelah melakukan pembacokan kabur.
"Kami masih melakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku," Jelas Rahmat.
Rahmat mengatakan telah mengamankan motor terduga pelaku yang tertinggal di rumah korban.
"Untuk sementara kami masih mengumpulkan bukti-bukti yang mengarah kepada terduga pelaku, kami Satreskrim Polres Metro Bekasi dalam hal ini membantu Polsek Cikarang Utara," katanya.
Dia juga mengatakan, bahwa pembacokan tersebut didasari akibat permasalahan WiFi, dimana terduga pelaku menuding korban telah meretas sandi WiFi miliknya.
"Motifnya ya untuk sementara dipicu masalah wifi, namun demikian kami masih cermati kasusnya," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Warga Perumahan Karanganyar Residence, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Lasdo menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri.
Aksi tersebut terpantau CCTV lingkungan yang kemudian tersebar dan viral. Pelaku berinisial EM (60) nekad membacok Lasdo karna menuding korban telah mencuri WiFi miliknya.
Baca Juga: Iring-iringan Ormas Demo ke GIIC Cikarang, Rebutan Proyek Limbah?
Korban Lasdo mengatakan tidak punya waktu untuk bersantai atau mencuri WiFi karna kesibukannya bekerja.
"Saya mohon maaf, saya kan punya warung. Saya sama istri setiap hari sibuk kerja nganterin gas sama air," jelasnya kepada wartawan.
"Ibaratnya enggak ada waktu buat santai-santai, boro-boro pakai wifi tetangga, nikmatin wifi di rumah saya sendiri saja jarang," lanjutnya.
Lalu dia menjelaskan tidak punya kemampuan untuk meretas WiFi tetangganya itu yang hanya berjarak 15 meter.
"Gimana cara saya tahu password wifi dia? Enggak ngerti saya mah gitu-gituan," jelasnya.
Atas kejadian itu, Lasdo menerima 8 jahitan yang diakibatkan sabetan senjata tajam pada bagian kiri kepala.
"Ini luka sobek 8 jahitan di kepala bagian kiri," kata Lasdo.
Setelah terjadi pembacokan pelaku melarikan diri. Saat itu, lanjut Lasdo, dirinya langsung ditolong warga untuk dibawa kerumah sakit guna mendapatkan perawatan.
"Warga pada fokus ke saya karena mereka juga panik ngeliat darah begitu banyak. Pelakunya lari," ujarnya.
Berita Terkait
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Beringas Ancam Wali Kota Bekasi Pakai Sajam, Pedagang Duta Harapan Akhirnya 'Ciut' Minta Maaf
-
Apakah Smart TV Bisa Tanpa WiFi? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Layar Jernih 32 Inch
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi Dipastikan Asli, Polisi: Cetakan Lama Bank Indonesia
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Lokasi Samsat Keliling di 14 Titik Wilayah Jadetabek
-
Fitur QRIS Tap dari BRImo, Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan Mudah
-
Cara Mengelola THR agar Lebaran Tidak Berujung Pusing
-
BRI Dukung Asta Cita dan Program 3 Juta Rumah, Target 60 Ribu Unit
-
98 Mal Jakarta Gelar Promo Spesial di Tahun Baru Imlek