SuaraBekaci.id - Polisi temukan 8000 barang memorabilia Nazi di rumah tersangka pedofil, Selasa 5 Oktober 2021 lalu.
Melansir dari CNN, peristiwa itu terjadi di Brazil. Kepolisian Rio de Janeiro, Brazil, menemukan koleksi lebih dari 8.000 barang memorabilia Nazi dalam rumah seorang pria berusia 58 tahun yang menjadi tersangka kasus pedofilia
Koleksi memorabilia Nazi tersebut diperkirakan bernilai 3 juta euro atau sekitar Rp49,2 miliar. Kepala Polisi Rio de Janeiro Luis Armond mengungkapkan, koleksi tersebut berisi barang-barang dari periode Third Reich, seragam pejabat, bendera, lencana, koin, medali, gambar Adolf Hitler, senjata dan amunisi dari rezim Nazi.
Armond mengatakan kepada CNN, “ini mengerikan. Saya belum pernah melihat yang seperti itu. Saya merasa seperti berada di film Inglourious Basterds.”
Polisi menerangkan dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/10/2021) bahwa memorabilia itu ditemukan ketika polisi pergi ke rumah tersangka untuk memberikan surat perintah penangkapan atas dugaan paedofilia.
Penangkapan tersebut dilakukan setelah tetangganya melaporkan kepada polisi bahwa ia melihat tersangka mendekati anak-anak dan mencoba membawa mereka ke rumahnya.
Polisi juga mengungkapkan, selain memorabilia, petugas juga menemukan materi pornografi yang melibatkan anak di bawah umur di dalam komputer pria tersebut.
Tersangka sekarang menghadapi beberapa dakwaan, termasuk kepemilikan senjata secara ilegal, diskriminasi rasial, dan kepemilikan pornografi anak.
Armond mengatakan pria itu menghadapi hukuman hingga 30 tahun penjara jika terbukti bersalah atas kejahatan tersebut.
"Kami baru memulai penyelidikan, ini bukan kasus biasa. Kami perlu menelusuri bagaimana dia memperoleh barang-barang itu, dari siapa dan di mana. Dan sekarang kami punya masalah bagaimana cara menyimpannya, karena bisa rusak atau dicuri," jelas Armond.
Akuisisi barang-barang Nazi diduga berasal dari lelang ilegal di internet dari berbagai belahan dunia. Memorabilia tersebut akan disimpan di Museum Polisi Rio de Janeiro untuk sementara waktu. (Jacinta Aura Maharani)
Berita Terkait
-
Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi
-
Novel The Lions' Run, Kisah Anak Yatim yang Menantang Kekejaman Nazi
-
Sesi Potret Erling Haaland Jelang Piala Dunia 2026 Panen Kritik Dianggap Fasis dan Neo Nazi
-
Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego
-
Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Perkuat Solusi Investasi Nasabah
-
Kronologi Ibu di Pondok Pinang Ditarik hingga Pakaian Dalam Putus
-
Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Ternyata Jadi Sarang Judi Online, 11 Orang Diseret
-
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?
-
Aktif Jemput Bola Transaksi Warga, Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi