SuaraBekaci.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi mendukung pemerintah dalam rencana pemberian vaksin dosis ketiga atau booster kepada para tenaga pendidikan atau guru.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi mengatakan pihaknya mendukung penuh dengan program booster atau dosis ketiga terhadap guru.
"Kita setuju sekali dengan adanya booster ini, yang penting ketersediaannya harus mencukupi untuk guru di kota Bekasi," jelasnya saat dihubungi SuaraBekaci.id, Rabu (6/10/2021).
Dia juga menyampaikan, jika booster ini untuk keberlangsungan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), kegiatan ini jadi hal yang diharuskan.
"Kalau memang mendukung kegiatan PTM sebenarnya boster untuk para pengajar yang dibutuhin," jelasnya.
Dengan adanya booster, lanjut Sardi, para guru dapat menguatkan Heartinunity dan kegiatan PTM dapat berlangsung dengan baik dan aman.
"Ya kita harapkan booster itukan dapat menguatkan lagi heart imunity nya," jelasnya.
Samapai saat ini, DPRD Kota Bekasi belum menerima laporan terkait kegiatan booster atau dosis ke tiga bagi guru yang dilaksanakan Pemkot Bekasi.
"Saya belum dapat laporan yah dari dinas kesehatan berkaitan dengan itu," jelasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tengah menyiapkan program dosis ketiga, booster Vaksin Covid-19 bagi pengajar atau guru Kota Bekasi.
"Sedang berkoordinasi dengan organisasi masyarakat dan karang taruna untuk dapat membantu kegiatan ini," katanya.
Menurut Rahmat Effendi, ketersediaan vaksin di wilayahnya masih mencukupi untuk dilaksanakannya booster kepada guru.
“Sekarang vaksinnya banyak, Pfizer seupamanya, terus yang kita kejar sudah. Ya kita preventif booster dong buat nakes dan buat. Ngga juga harus nunggu menkes," jelasnya.
"Kalau kita nunggu menkes kan kita kan inisiatif nih supaya vaksin juga tidak kedaluwarsa terus kebutuhan akan imun juga terjaga," lanjutnya. (Advertorial)
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Penyekap Wanita di Bekasi Ditangkap, Siksa Korban 10 Hari karena Cemburu
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Tarif Transjakarta Akan Naik? Ini Syarat Mutlak dari DPRD DKI Jakarta
-
Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong
-
Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Calon Kades Petahana Kabupaten Bekasi Diminta Cuti
-
Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung
-
BRI Percepat Transformasi BRIvolution Reignite, Perkuat Kontribusi bagi Ekonomi Nasional
-
Rayakan HUT ke-70, Yuk Seru-seruan di Danamon Festival!
-
Pemerintah Apresiasi Kinerja BRI sebagai Motor Utama Penyaluran KUR Perumahan Program 3 Juta Rumah