SuaraBekaci.id - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tengah menyiapkan program dosis ketiga, booster Vaksin Covid-19 bagi pengajar atau guru Kota Bekasi.
"Sedang berkoordinasi dengan organisasi masyarakat dan karang taruna untuk dapat membantu kegiatan ini," katanya.
Menurut Rahmat Effendi, ketersediaan vaksin di wilayahnya masih mencukupi untuk dilaksanakannya booster kepada guru.
“Sekarang vaksinnya banyak, Pfizer seupamanya, terus yang kita kejar sudah. Ya kita preventif booster dong buat nakes dan buat. Ngga juga harus nunggu menkes," jelasnya.
"Kalau kita nunggu menkes kan kita kan inisiatif nih supaya vaksin juga tidak kedaluwarsa terus kebutuhan akan imun juga terjaga," lanjutnya.
Dalam melakukan booster, pihaknya mengutamakan guru agar pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bekasi akan terus berlangsung.
"Karena PTM ini kan diuji, diuji oleh apa, diuji oleh kepatuhan kita. Sediakan fasilitas untuk PTM itu tentunyanya adalah vaksin,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Bekasi pada suatu kesempatan mengumpulkan para guru guna mengajak mendapatkan dosis ketiga atau dosis booster Covid-19, Selasa 28 September 2021.
Sementara Dinas Pendidikan Kota Bekasi mencatat, sedikitnya ada 10859 pegawai dan guru sekolah yang terbagi 4654 Pegawai Negeri Sipil (PNS), 104 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), 542 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 5559 Tenaga Kerja Kontrak (TKK).
"Ini untuk data pegawai dinas pendidikan negeri yah, kalau swasta masih dalam pendataan, takut salah belum selesai mendata," tambah Kasubag Kepegawaian Yanti Mariawati.
Seperti diketahui, Kota Bekasi kini sedang menjalani Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.
Dalam instruksinya, Wali Kota Bekasi menyampaikan Pemerintah Kota Bekasi memiliki Stok dosis vaksin sebanyak 751.000 yang sudah siap didistribusikan kepada warga masyarakat Kota Bekasi yang belum melakukan vaksin.
Dari kuota vaksin yang ada, Wali Kota Bekasi juga menginstruksikan seandainya target vaksinasi di breakdown ke 24.000 pegawai, maka target dosis yang siap didistribusikan hanya sejumlah 32 dosis per-orang.
Jika herd immunity telah terbentuk, tidak akan ada lagi kecemasan warga masyarakat akan penyebaran wabah Covid-19 di Kota Bekasi.
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
4 Cushion Serum dengan Kandungan Brightening dan Hydrating Booster
-
Skin Booster Bakal Jadi Tren Perawatan Kulit Natural yang Paling Dicari
-
Catat Prestasi, Tiga Tahun Beruntun REJURAN Indonesia Jadi Top Global Distributor
-
4 Sunscreen dengan Hydrating Booster untuk Kulit Kering dan Rentan Iritasi
-
Skin Booster vs DNA Salmon: Sama-Sama Melembapkan, Mana yang Lebih Baik untuk Kulit?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi