SuaraBekaci.id - Ruas jalan Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) di Desa Muktiwari Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi, sungguh memprihatinkan.
Sekitar satu kilometer, ruas jalan itu terpantau rusak dan becek. Tidak hanya rusak, jalan Kali CBL jadi rawan kecelakaan dan kejahatan.
Jalan Kali CBL pada beberapa bagian yang rusak juga dipenuhi air ,tanah menjadi lumpur hingga membahayakan pengendara sepeda motor saat melintas.
Padahal, jalan Kali CBL adalah alternatif bagi warga dari dan menuju Tambelang, Gabus, Cikarang, Kota Bekasi bahkan wilayah Jakarta Utara.
Jalan Kali CBL menjadi jalur paling banyak dilalui pekerja pemotor dan kendaraan besar.
Menurut warga sekitar, sudah dua tahun kondisi jalan rusak, becek dan berlumpur.
"Ini udah 2 tahunan lah jalannya rusak seperti ini. Semenjak banyak truk besar pada lewat," jelas seorang warga yang enggan disebutkan namanya saat ditemui dilokasi, Selasa (5/10/2021).
Katanya, kerusakan yang terjadi akibat truk pengangkut tanah yang sering melintas jalur sehingga jalan mudah hancur.
Tidak jarang pula jalan rusak itu menjadi ranjau bagi pemotor, terjatuh karena licin dan berlubang. Bahkan, ruas jalan Kali CBL diketahui warga sebagai jalan yang tingkat kejahatannya tinggi.
Baca Juga: Antisipasi Banjir, Pemkot Bekasi Kejar Target Perbaikan 340 Titik Gorong-gorong
Warga menyebut, sebelum tahun 2019 dirinya mendengar informasi begal diwilayahnya hingga tiga kali dalam sebulan.
"Jadi dulu sebelum ada penerangan lampu jalanan, daerah sini sering begal," jelasnya.
"Kalau sekarang udah lumayan aman lah, paling saya dengernya dalam lima sampai enam bulan satu kejadian".
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi
-
Persija vs Persib Kembali di GBK Setelah 7 Tahun! Jakmania-Bobotoh Bekasi Sepakat Jaga Persaudaraan
-
Polisi Pastikan Kasus Penistaan Agama Abah Setu Lanjut: Laporan Belum Dicabut!
-
Lihat Aksi Pemukulan, Saksi Kunci Bongkar Peran Anggota DPRD Bekasi di Kasus Pengeroyokan
-
KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?