SuaraBekaci.id - Setelah ini akan dibahas tentang nama lain Ka'bah. Berdiri di Kota Mekah, Arab Saudi, rumah Allah atau Ka’bah merupakan tempat yang paling suci bagi seluruh umat muslim.
Nabi Ibrahim dan nabi Ismail dalam membangun Ka’bah tersebut merupakan perintah dari Allah SWT. Adanya Ka’bah tersebut juga menjadi kiblat bagi umat Islam.
Ka’bah sendiri adalah bangunan yang berbentuk persegi, menyerupai ruangan besar, serta letaknya berada di tengah-tengah Masjidil Haram. Tempat inilah yang setiap bulan Dzulhijjah selalu ramai ribuan orang dari segala penjuru dunia.
Inilah Nama Lain Ka’bah yang Menjadi Kiblat Umat Muslim
Pembangunan ka’bah yang didirikan oleh Ibrahim dan Nabi Ismail, sebagaimana arti dari surat Al-Baqarah ayat 127,
” Dan ingatlah saat Ibrahim meninggikan pondasi Baitullah, yaitu Ka’bah yang sudah ada ketika Nabi Adam AS dahulu. Bersama dengan putranya Nabi Ismail, Ibrahim berdoa, Wahai Allah, Terimalah amal kebaikan dan permohonan kami ini. Sesungguhnya, hanya Engkaulah yang Maha Mendengar permohonan dari hamba-hambaMu. Engkau yang mengetahui keadaan mereka “.
Bukan hanya merupakan tempat yang paling suci, setiap bulan Dzulhijjah dikunjungi, dan merupakan kiblat seluruh umat muslim, ternyata ada nama lain Ka’bah.
Baitullah Atau Rumah Allah SWT
Untuk nama lain Ka’bah yang pertama adalah Baitullah atau rumah Allah. Penamaan berupa Baitullah ini juga tidak lepas dari makna atau artinya.
Bait yang merupakan bahasa Arab yang memiliki arti rumah, sedangkan Allah yang berarti Allah. Berarti Baitullah adalah rumah milik Allah atau rumah Tuhan.
Baca Juga: Mohib Ullah, Pemimpin Muslim Rohingya Tewas Ditembak di Kamp Pengungsi Bangladesh
Sebagaimana dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 125:
"Dan (Ingatlah), ketika kami menjadikan rumah (ka'bah) tempat berkumpul dan tempat aman bagi manusia. Dan Jadikanlah maqam Ibrahim itu tempat sholat. Dan telah kami perintahkan kepada ibrahim dan Ismail, "Bersihkan rumah-Ku untuk orang-orang tawaf, orang yang itikaf, orang yang rukuk dan orang yang sujud!".
Dalam Al-Qur’an surat Al-Hajj ayat 26 juga menyebutkan:
"Dan (Ingatlah) ketika kami tempatkan Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan) "Janganlah engkau menyekutukan Aku dengan apa pun dan sucikanlah rumah-Ku bagi orang-orang tawaf dan orang beribadah dan orang yang rukuk dan sujud".
Bait juga menjadi nama lain Ka’bah, meskipun tanpa mengikutsertakan “Allah”. Karena memang banyak orang yang menyebutkan bahwa Ka’bah itu juga Al-Bait.
Penjelasan ini seperti tercantum dalam Al-Qur’an surat Ali-Imran ayat ayat 96,
Berita Terkait
-
Sabida Thaiseth, Muslimah Pertama di Kabinet Thailand yang Mengusung Wajah Baru Kebudayaan
-
Pesaing Avanza Muncul 21 Januari, MPV Baru Nissan Ini Siap Jadi Mobil Sejuta Umat
-
Tren Baju Lebaran dari Tahun ke Tahun, Rompi Lepas Jadi Primadona di 2026?
-
4 Rekomendasi Parfum Non-Alkohol Mulai dari Rp20 Ribuan untuk Muslim, Wanginya Mewah
-
9 Momen Hangat Artis Muslim Dampingi Keluarga dan Kerabat di Hari Natal 2025
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74