SuaraBekaci.id - Wisata Karawang tak banyak diketahui. Namun Karawang menyimpan banyak wisata sejarah, budaya dan alam.
Jika Anda sedang merencanakan untuk berlibur ke Karawang, tidak ada salahnya Anda mengunjungi tempat wisata yang ada di sana. Mulai dari tempat ibadah, situs bersejarah, hingga tempat wisata alam.
Seperti Candi Jiwa yang merupakan Candi tertua di Tanah Jiwa, Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok yang bercerita mengenai sejarah Presiden Soekarno-Hatta dibawa ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 di belakang tugu, Vihara dengan sejarahnya yang menarik, serta pantai dan danau yang bisa Anda kunjungi.
Tunggu apalagi? Langsung saja siapkan catatan Anda dan berdiskusi dengan teman seperjalanan Anda.
Berikut daftar tempat wisata di Karawang yang wajib Anda kunjungi:
1. Candi Jiwa Karawang
Yang pertama ada situs sejarah, yaitu Candi Jiwa Karawang yang berlokasi di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Candi ini menjadi situs tertua di Tanah Jiwa, yang merupakan salah satu candi peninggalan agama Buddha yang diprediksi berusia lebih tua dari Candi Borobudur.
Disebut Candi Jiwa, konon menurut warga yang tinggal di sekitar daerah candi, pada zaman dahulu terdapat gundukan tanah yang menutupi candi tersebut dilewati kambing dan kemudian kambing tersebut mati tanpa sebab yang jelas. Karena kejadian tersebut tidak hanya terjadi sekali, maka masyarakat sekitar beranggapan bahwa tempat tersebut memiliki “jiwa”.
Kini kondisi bangunannya tidak lagi utuh dan hanya terlihat dasarnya yang berbentuk persegi empat dengan ukuran 19x19 meter dengan tinggi 1 meter. Ukuran asli keseluruhan candi ini memiliki tinggi sekitar 4,7 meter dengan stupa berbentuk bulat di atasnya.
Baca Juga: Ciri Khas Kota Karawang: Goyang Karawang Sampai Rengasdengklok
Jika Anda berminat untuk mengunjungi Candi Jiwa, maka Anda bisa datang pada pukul 08.00 pagi hingga pukul 16.00 sore, hari Selasa hingga hari Minggu, dengan menyiapkan uang sebesar Rp. 5000 rupiah per orang. Nantinya Anda akan didampingi oleh pihak pengelola untuk memberikan penjelasan mengenai asal-usul, sejarah, dan usia bangunan saat ini.
2. Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok
Masih seputar situs bersejarah, tempat kedua yang bisa Anda jadikan destinasi selanjutnya adalah Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok. Situs bersejarah ini terletak di Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.
Monumen ini berupa tugu dengan Teks Proklamasi pada dinding depannya, menyangga bola yang bertuliskan tanggal kemerdekaan yang menjadi landasan kepal tangan, dan terdapat tugu bintang dan tugu bendera Merah Putih di sekitarnya. Monumen ini memiliki area yang cukup luas, dikelilingi dengan pagar besi dan jalan semen di tengahnya.
Nantinya Anda akan menemui 4 bulatan di dalam monumen yang mengartikan empat penjuru mata angin, sementara tangan yang mengepal melambangkan sebuah tekad untuk memperjuangkan dan menyatakan kemerdekaan Indonesia.
Anda bisa melihat dinding yang menggambarkan kisah perjalanan proklamasi dan relief yang menggambarkan Presiden Soekarno-Hatta dibawa ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945, di belakang tugu.
Berita Terkait
-
Menyusuri Jejak Prajurit Diponegoro di Masjid Baiturrahman Kediri
-
Putra Pejuang Ungkap Makna di Balik Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok
-
Bukan Diculik, tapi Diamankan: Keluarga Djiauw Kie Siong Luruskan Kisah Rengasdengklok
-
Jejak Konsep Proklamasi yang Musnah Dibakar di Rumah Sejarah Rengasdengklok
-
Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Transformasi Mulai Berdampak, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026
-
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target