Selanjutnya, syarat sah saksi nikah pilihlah dia yang sudah baligh. Tahukah Anda apakah baligh? Baligh atau dewasa, juga merupakan syarat untuk menjadi saksi dalam sebuah pernikahan.
Oleh sebab itu, tidak bisa menjadikan anak kecil sebagai saksi walaupun tamyiz.
Tamyiz adalah seseorang sudah membedakan mana yang baik dan buruk. Akan tetapi, ukuran dari baligh tersebut adalah mempunyai kemampuan berpikir serta bertindak dengan baik dalam keadaan yang sadar.
Memiliki Akal yang Sehat
Bukan hanya baligh saja, melainkan juga berakal sehat yang menjadi syarat sah saksi nikah. Kepada kaum muda, jangan terburu-buru untuk menikah. Jangan karena belum mendapatkan restu dari orang tua, menyebabkan engkau menghalalkan segala jenis cara.
Sehingga menyebabkan Anda salah dalam menjadikan saksi. Pasalnya, sekarang ini banyak orang yang terlihat baik-baik saja, akan tetapi memiliki gangguan mental atau jiwa.
Pertimbangkan semua dengan baik. Jangan menikah hanya karena rupanya, rupa bisa saja tua. Tetapi, menikahlah karena agamanya. Karena itulah yang akan menjamin surga.
Merdeka
Merdeka juga menjadi syarat sah saksi nikah. Maksudnya adalah, ketika orang tersebut menjadi saksi dalam pernikahan Anda, Dia tidak sedang menjadi budak orang lain.
Karena, budak tidak bisa bertindak sendiri serta berada di bawah kekuasaan tuannya. Oleh sebab itu, carilah saksi yang merdeka bukan budak.
Walaupun, mungkin sekarang ini kita jarang menemukan budak. Akan tetapi, kita perlu berhati-hati dalam menentukan saksi untuk pernikahan. Kita juga harus menimbang-nimbangnya agar sesuai dengan syarat dan ketentuan Islam.
Laki-Laki
Untuk syarat sah saksi nikah yang berikut ini, ulama dari kalangan mazhab Maliki, Syafi’i, serta mazhab Hanbali menjelaskan bahwasanya salah satu syarat untuk menjadi saksi nikah adalah ia harus berjenis kelamin laki-laki.
Untuk perempuan, tidak boleh serta tidak sah untuk menjadi saksi dalam pernikahan.
Oleh sebab itu, jika terdapat seorang perempuan saja yang menjadi saksi atau 1 laki-laki dan 2 perempuan, maka pernikahan tersebut tidak sah. Karena, belum memenuhi syarat persaksian, yakni zukurah atau semua saksi itu harus laki-laki.
Berita Terkait
-
Biaya Nikah di KUA Hari Kerja vs Akhir Pekan 2026, Ini Perbedaannya
-
Biaya Nikah Makin Mahal, Mau Sah Harus Wah?
-
7 Arti Mimpi Gempa Bumi Tapi Selamat Menurut Islam dan Primbon
-
Berhenti Tanya Kapan Nikah! Menikah Bukan Perlombaan, tapi Soal Kesiapan Mindset dan Jodoh
-
Capek Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Main Aplikasi Kencan Malah Terasa Kayak Interview Kerja
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak