SuaraBekaci.id - Terkadang sulit mengenali lawan bicara apakah yang diungkapkan itu sebuah kebenaran atau kebohongan. Deteksi kebohongan lawan bicara dengan cara berikut ini.
Nah, kamu bisa mendeteksi kebohongan dengan memerhatikan gerak-gerik dan juga bahasa tubuhnya. Kalau kau sudah mengetahui bahasa tubuhnya, kamu pasti tahu dia sedang berkata jujur atau enggak.
Melansir dari laman Brightside (24/9/2021), berikut ini beberapa hal yang bisa kamu perhatikan saat seseorang sedang berbohong. Simak baik-baik, ya!
- Jeda saat berbicara
Kalau lawan bicaramu sedang berbohong, pasti ada jeda saat berbicara. Dalam sebuah penelitian, seseorang yang sedang berbicara dan mengambil jeda lama, ada kemungkinan bahwa mereka sedang berusaha untuk berbohong. Dengan mengambil jeda, dia sedang berpikir apa yang akan dikatakan selanjutnya.
- Gerakan ekspresi wajah
Penyampaian emosi atau perasaan dikatakan tulus ketika enggak hanya satu bagian dari wajah seseorang yang berubah. Sama halnya dengan ekspresi lain, jika seseorang benar-benar tersenyum, mereka enggak hanya menggerakan bibir, melainkan juga kerutan dari wajah akan ditampilkan sebagai efek dari senyuman tersebut.
- Durasi emosi
Biasanya, emosi hanya bertahan selama lima detik saat seseorang sedang berbicara. Jika seseorang mengekspresikan emosi saat sedang menyampaikan sesuatu selama lebih dari lima detik, besar kemungkinan dia sedang menyampaikan sesuatu yang enggak sesuai dengan perasaannya alias berbohong.
- Penyampaian berulang-ulang
Orang yang sedang berbohong memiliki kemungkinan akan menyampaikan sesuatu dengan banyak pengulangan kata-kata. Dengan mengatakan hal yang sama terus-menerus, seseorang mungkin sedang berbohong dan berusaha untuk meyakinkanmu dan dirinya sendiri, serta mengukur reaksi kalau kamu percaya dengan apa yang dikatakannya.
Nah, itulah beberapa bahasa tubuh yang perlu kamu tahu untuk mengetahui lawan bicaramu sedang berbohong atau enggak. Semoga bermanfaat!
Berita Terkait
-
Bisa Menguras Emosi, Kenali 8 Tanda Teman Suka Bohong yang Terlihat tapi Sering Diabaikan
-
MKD Ungkap Alasan Uya Kuya Tak Bersalah, Sebut Korban Berita Bohong dan Rumah Sempat Dijarah
-
Hoaks dan Deepfake: Saat Dunia Maya Menentukan Realita Kita
-
Mengapa Banyak Orang Percaya Video Jessica Radcliffe Pelatih Lumba-Lumba Dimakan Paus?
-
Politisi Senior Bantah Golkar Bakal Gelar Munaslub Lengserkan Bahlil: Di Dalam Tenang-tenang Saja
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Tumpukan Sampah di TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Resahkan Penyakit
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput