SuaraBekaci.id - Kereta Api Lokal Walahar Exspres resmi beroperasi kembali mulai hari ini Rabu 22 September 2021, setelah sempat berhenti beroperasi akibat pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Informasi ini diunggah melalui akun resmi Instagram penggiat kereta api di Karawang @krk_official15 pagi ini.
"Alhamdullilaah, KA Lokal Walahar Ekspres Kembali Beroperasi . Sampurasun wargi Karawang... Semoga Kita selalu dalam lindungan Allaah SWT Alhamdulillaah atas izin Allaah SWT, pandemi Covid19 pada hari ini bisa menurun dan hal ini menyebabkan bahwa KA Walahar Ekspres beroperasi kembali per-tanggal 22 september 2021 hari ini". Demikian isi pembuka caption @krk_official15
Dalam caption yang tertulis akun tersebut menyampaikan bahwa Wilayah Daop 1 Jakarta Kereta Api Lokal Walahar Ekspres kembali beroperasi dengan relasi Purwakarta - Cikarang PP. Sedangkan untuk KA Jatiluhur dengan relasi Cikarang - Cikampek PP.
Dengan demikian Lintas Cikarang - Cikampek - Purwakarta tersedia total 12 perjalanan PP, sedangkan untuk rute perjalanan dapat dilijat dari laman Akun resmi tersebut atau bisa juga pada KAI Access.
Bagi warga yang akan melakukan perjalanan menggunakan Kereta Api lokal ini terdapat beberapa persyaratan seperti dikutip dari caption laman akun @krk_official15, antara lain :
- Wajib menggunakan Aplikasi PeduliLindungi sebagai persyaratan perjalanan.
- Wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama bagi yang tidak menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
- Tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, dan kondisi badan sehat serta suhu badan tidak boleh lebih dari 37.3 derajat Celcius.
- Untuk calon penumpang dibawah 12 tahun belum diperkenankan naik ke atas KA sementara waktu.
- Untuk calon penumpang yang tidak / belum divaksin karena alasan medis khusus / penyakit komorbid yang menyebabkan belum bisa divaksin, maka harus melampirkan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah yang menyatakan hal tersebut.
- Pada saat pembelian tiket di loket stasiun / aplikasi KAI Access, calon penumpang wajib menyertakan NIK yang sesuai dengan KTP.
Informasi ini langsung mendapatkan tanggapan positif dari warganet utamanya mereka yang berdomisili maupun bekerja di wilayah Cikarang sekitar.
" Alhamdulilah setelah sekian lama," tulis akun @fdlhazahra.
" Ya Allah alhamdulilah nangis, akhirnya jalan juga," sahut akun lain @nabyllacp ikut merasa senang.
Baca Juga: Diduga Rem Blong, Kontainer Tabrak Pangkalan Ojek dan Kios di KIIC Karawang
Namun ada juga beberapa dari warganet yang menyayangkan ketatnya peraturan.
" Terus nanti anak aku bagaimana, kalau ke Purwakarta suka pakai kereta," curhat @mrv_9116.
" Percuma anak dibawah 12 tahun gak boleh naik," tulis akun @kikikumalaaa.
" Ribet banget kek mantan," timpal akun lain @nasuha_inst07.
Pro kontra akan adanya aturan terus muncul, meski demikian warganet cukup senang karena pelayanan sedikit demi sedikit mulai kembali merangkak normal.
Kontributor : Ririn Septiyani
Tag
Berita Terkait
-
Rayakan HUT RI, KAI Kasih Diskon 17% Tiket KA dan Tarif Rp8
-
HUT RI ke-81: KAI Beri Diskon Tiket Ekonomi 17 Persen, Berlaku Mulai 14 Agustus 2026
-
Solusi Gaji PPPK Nunggak: 3 Skema Bantuan Rp18,9 T Wajib Nyata, Jangan Cuma di Atas Kertas
-
Jangan Beli Tiket Kereta di Aplikasi KAI, Lagi Eror Hingga Jam 11 Malam
-
Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan