SuaraBekaci.id - Sebuah video penyerangan seorang Ustadz di masjid saat sedang ceramah, viral di sosial media. Saat penyerangan terjadi, sontak jamaah ibu-ibu yang berada pada baris depan langsung bereaksi, mereka terlihat mengejar orang tak dikenal itu dan ikut mengeroyok pria tak dikenal tersebut.
Dalam unggahan pemilik akun @andreli48 terlihat seorang Ustadz yang diketahui bernama Ustadz Abu Syahid Chaniago yang sedang melakukan ceramah di Masjid Baitussyakur Jodoh Batuampar, tiba tiba diserang seorang pria hingga terjatuh pada Senin 20 September 2021 pukul 11.15 WIB
Sontak seluruh jamaah dalam video tersebut langsung histeris dan berdiri mengejar si penyerang. Para ibu jamaah pun menyerbu si penyerang dengan penuh amarah.
Beruntung pria berpakaian lusuh tersebut berhasil langsung diamankan oleh warga.
Pria yang hingga kini belum diketahui namanya telah diamankan oleh Polsek Batuampar dan langsung dilimpahkan untuk menjalani pemeriksaan di Polresta Balerang.
" Kami belum tahu apakah pelaku mabuk atau seperti apa, tapi kami akan kembangkan modus pelaku ini," ungkap AKP Salahudin, Kapolsek Batuampar, Senin 20 September 2021.
Itulah yang kini menjadi trending di berbagai social media.
Adanya indikasi ODGJ menjadi buah bibir warganet.
Seperti dalam kolom komentar Instagram milik akun @andreli48 ini banjir komentar dari Netizen.
" Halah, paling dikira ODGJ lagi," tutur akun @bahtiarazy
" Aku tuh suka sedih pasti ujung ujungnya kalau menyerang ustadz itu dibilang ODGJ, terus bebas deh," timpal akun lain membenarkan.
" Udah terjadi beberapa kali dan belum ada yang gorok/penggal pelakunya ( sesuai hukum Islam ) maka akan terus terjadi," sahut akun lain @tauhidmanhajaqidah.
Video viral ini juga kini menjadi trending topik Twitter dengan dua ribu lima ratus lebih twitt dalam waktu kurang dari satu jam.
"ODGJ harus berdasarkan diagnosa, kalau masih katanya masa sih ?" Cuit akun @gulunganpita.
"Kalau semua PKI dibilang ODGJ bisa habis donk Ulama ?" tanya akun @tokoarab
Berita Terkait
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor
-
Terseret KRL hingga Masuk Got, 15 Insiden Biang Kerok VinFast dan Green SM Dicap Taksi Anomali
-
KA Argo Bromo Terlibat Kecelakaan Berapa Kali? Publik Soroti Lintasan dan Waktu Tempuhnya
-
Minta Maaf Soal Renovasi Mewah, Cincin Blue Sapphire Gubernur Rudy Mas'ud Malah Bikin Gagal Fokus
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Anak Disakiti! DPR Sebut Ada Celah Mematikan di Balik Menjamurnya Daycare
-
Kekerasan di Daycare Little Aresha: Mengapa Nama Seorang Hakim Ada dalam Struktur Yayasan?
-
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah Kaki
-
Pemprov Jabar Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Sosok Nurhayati, Pengurus Muslimat NU Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Kereta di Bekasi