SuaraBekaci.id - Cara membersihkan rumah ala Jepang. Ini adalah tips dari Marie Kondo menggunakan metode KonMari.
Dalam bukunya yang berjudul "The Life-Changing Magic of Tidying Up: The Japanese Art of Decluttering and Organizing" Marie Kondo mengajarkan metode "KonMari". Cara membersihkan rumah dengan sederhana namun efektif dan sedikit usaha.
Baru-baru ini, membersihkan rumah ala Jepang mulai marak dipraktekkan.
Kebiasaan membersihkan rumah nan efisien itu didorong oleh gaya hidup yang diajarkan Marie Kondo, seorang penata rumah profesional Jepang.
Dilansir dari laman Frugal Overload, berikut cara membersihkan rumah ala Jepang dengan metode KonMari dari Marie Kondo.
1. Buang barang yang tidak membawa kebahagiaan
Salah satu hal yang harus dilakukan ketika membersihkan rumah adalah menyingkirkan barang-barang yang terlihat berantakan.
Sayangnya, kekacauan dan kesan berantakan ini seringkali membuatmu merasa kesal. Oleh karena itu, langkah awal yang perlu kamu lakukan adalah membuang hal-hal yang tidak dibutuhkan, atau inginkan.
Untuk menghilangkan rasa "sayang", Kondo menyarankan kita untuk menanyakan pada diri sendiri, "Apakah barang ini membuatku merasa bahagia?"
Baca Juga: Kebakaran Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Makedonia Utara Tewaskan 10 Orang
Jika jawabannya ya, simpan di tempat penyimpanan sesuai kategorinya. Namun jika tidak, segera buang barang tersebut.
2. Rapikan barang berdasar kategori
Pada tips pertama, Kondo menyebutkan untuk menyimpan barang sesuai kategorinya. Misalnya, kategori pakaian ditempatkan di satu tempat khusus. Sebelum itu, periksa pakaian mana yang masih bisa dipakai, mana yang kekecilan dan mana yang sudah tidak up to date.
Jika masih memiliki banyak baju layak, kamu bisa menyumbangkannya. Namun jika terlalu buruk, kamu bisa menyingkirkannya.
Sementara itu, untuk pakaian musiman, kamu juga bisa menyimpannya tersendiri. Jangan lupa beri label pada setiap wadah untuk memudahkan saat baju akan dipakai.
3. Lipat barang secara vertikal
Berita Terkait
-
Petaka Fajar di Matraman, Atap Rumah Ambruk Imbas Tak Kuat Bendung Hujan
-
Oase Hijau di Jakarta Selatan: Hunian Premium yang Tak Lagi Sekadar Investasi, Tapi Gaya Hidup
-
HP Bukan Sekadar Alat Komunikasi: Peran Smartphone dalam Gaya Hidup Modern
-
Filosofi Baju Bekas Kakak: Warisan Kasih yang Tak Pernah Luntur
-
Tampil Kalcer Padukan Fungsi dan Estetika Dalam Balutan Skutik Retro
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Karung Pasir dan Bronjong Jadi Tameng Sementara Warga Bekasi
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung