SuaraBekaci.id - Kisah miris Karyawan yang bekerja di rumah atau WFH dituduh mencari uang dari judi onlie. Sebelumnya ada cerita juga warga tak pernah keluar rumah disangka pelihara babi ngepet.
Dalam cerita yang dibagikan oleh akun Twitter @seputartetangga, seorang warganet menceritakan tentang tetangganya yang menuduh dirinya bermain judi online.
Tuduhan bermain judi online itu lantaran tak pernah keluar rumah.
Padahal, dia bekerja sebagai tenaga lepas atau disebut freelancer.
Dituduh Judi Online
Diceritakan dalam unggahan tersebut, dia tinggal di lingkungan perkampungan.
Lingkungan tempat tinggalnya dapat dikatakan belum terjamah teknologi.
"Profesi gue sebagai freelance drafter. Kerjaan selalu gue kerjain dari rumah. Kadang pergi dalam rangka ketemu client yang modelnya memang harus meet up sebelum ngasih job," ujarnya.
Dia merasa pekerjaannya tak ada kendala. Pada suatu pagi, dirinya nongkrong di teras rumah untuk sekedar ngopi dan merokok.
Baca Juga: Deklarasi FPI Jawa Barat Langgar Aturan, Ratusan Masa Berkerumun dan Tak Pakai Masker
Tiba-tiba, kedua orangtua bertanya mengenai pekerjaan yang selalu ia kerjakan.
Ia merasa kaget lantaran orang tuanya tak pernah menanyakan tentang pekerjaannya.
Rupanya, sang ibu mendapatkan pertanyaan dari tetangga yang mengira anaknya melakukan judi online.
"Tak disangka-sangka, jawaban emak gue begini; 'tadi tetangga nanya, kamu itu kerja apa sebenarnya? Kok nggak pernah keluar rumah, pergi juga jarang, paling seminggu sekali atau dua kali. Ada juga yang bilang kalau kamu kerjaannya JUDI ONLINE. Tobat kamu le, judi itu haram'," jelasnya.
Selanjutnya, pria itu merasa kesal lantaran nyinyiran tetangga yang menuduh judi online.
"Sebenarnya beberapa kali gue udah coba jelasin kerjaan gue sama emak dan bapak. Tapi sekali bukan maksud menjelek-jelekan orang tua gue sendiri, mereka nggak faham sampai sekarang," ungkapnya.
Akhirnya pria tersebut memilih untuk pergi dari rumah dan mencari kos-kosan.
Ia pulang ke rumah setiap seminggu sekali. Dia bahkan sampai harus berbohong kepada orang tua tentang pekerjaannya.
"Dan parahnya lagi, gue ngaku kalau gue kerja sebagai sales di sebuah perusahaan sama emak dan bapak gue," pungkasnya.
Komentar Warganet
Cerita tersebut langsung mencuri perhatian warganet. Mereka ikut mengomentari dan memberikan respon.
Ternyata cerita serupa juga banyak dialami warganet lain yang disangka tetangga tidak bekerja.
"Datenginn aja tetangganya ke rumah, suruh merhatiin pas elu kerja dengan seksama. Bila perlu aja ketemu klien dengan alasan 'ah pak ini rekan kerja sementara saya,' kagok dah tetangga elu pening liat elu kerja," ujar warganet.
"Kenapa nggak diiyain aja nder, biar makin dah tuh tetangga," timpal warganet.
"Emak gue kalau pas wfh ada yang nanya kerjanya ngapain kok di rumah mulu. Diajakin ke rumah suruh lihat sendiri gue lagi ngapain," komentar warganet.
"Padahal tinggal datengin tetangga yang ngomong judi online tadi terus buktiin di tengah orang banyak biar malunya sekampung," imbuh warganet lain.
Berita Terkait
-
Awal Mula 'Perang' Knetz dan Netizen Indonesia yang Trending di X, Nama Baskara Mahendra Terseret
-
Viral Perempuan Ini Kebingungan Cara Batalkan Tumbal Pesugihan, Terungkap Realita Mengerikan
-
Bagaimana Cara Melawan Jambret?
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Fitur QRIS Tap dari BRImo, Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan Mudah
-
Cara Mengelola THR agar Lebaran Tidak Berujung Pusing
-
BRI Dukung Asta Cita dan Program 3 Juta Rumah, Target 60 Ribu Unit
-
98 Mal Jakarta Gelar Promo Spesial di Tahun Baru Imlek
-
Kabel Lampu Jalan Jadi Sasaran Komplotan Pencuri di Bekasi