Norma selanjutnya adalah norma yang dibuat berdasarkan kesepakatan bersama dengan sumber aturan negara yang sudah ditetapkan dalam peraturan Undang-undang.
Norma Kesusilaan
Jenis norma yang terakhir adalah norma yang bersumber dari hati nurani manusia, norma kesusilaan mendorong manusia untuk dapat selalu berbuat baik dan menghindari perbuatan buruk.
Definisi Norma Kesopanan
Menyadur dari salah satu penjelasan Kemendikbud melalui modul Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, norma kesopanan adalah yang bertugas untuk mengatur kebiasaan yang ada pada suatu masyarakat. Tujuan norma kesopanan adalah untuk mengatur kehidupan berkelompok agar saling menjaga kemaslahatan antara satu sama lain.
Tujuan Norma Kesopanan
Secara garis besar norma kesopanan ditegakkan dengan tujuan untuk membangun lingkungan masyarakat yang saling menghargai. Selain itu juga ada beberapa alasan dibalik ditegakkannya norma kesopanan:
- Supaya diterima di dalam masyarakat.
- Supaya dapat menghargai sesama mauapun yang lebih tua.
- Supaya bertingkah laku sesuai aturan yang berlaku di masyarakat.
- Diharapkan dapat memahami hakikat kemanusiaan dan etika tata pergaulan.
- Menimbulkan efek yang baik dalam bersosialisasi dengan orang lain.
Setelah mengerti apa yang maksud dan definisi tentang norma kesopanan berikut kami berikan beberapa contoh terkait dengan norma kesopanan di dalam kehidupan kita sehari-hari:
Baca Juga: Norma Kesopanan: Definisi, Jenis, Tujuan dan Contoh di Kehidupan Sehari-hari
- Menghargai orang lain.
- Menghormati orang yang lebih tua.
- Tidak meludah di sembarang tempat.
- Tidak menyela pembicaraan orang lain.
- Berpakaian dengan sopan dan santun.
- Ikut serta dalam gotong royong, mau bekerja sama, dan selalu ramah.
- Berkata baik kepada siapapun dan tidak berkata kasar.
- Makan, memberi, dan menerima dengan tangan kanan, kecuali memiliki kelainan atau kidal.
- Memberikan salam atau selalu menyapa orang lain.
- Selalu menunjukkan keramahan dengan tersenyum jika berbicara pada orang lain.
- Membuang sampah pada tempatnya.
- Tidak berbicara keras terhadap orang lain, terutama orang yang lebih tua.
- Tidak makan sambil berbicara.
- Memberikan kursi prioritas di angkutan umum kepada mereka yang berhak.
- Tidak menyela antrian.
(Dhea Alif Fatikha)
Tag
Berita Terkait
-
8 Film Tissa Biani di 2025, Ada yang Nyaris Raih 10 Juta Penonton
-
Tak Hanya Mens Rea, Sederet Tayangan Netflix Indonesia Ini Sukses Kejutkan Publik, Sudah Nonton?
-
CERPEN: Remote Televisi di Antara Norma dan Hukum Rimba
-
Norma Cinta Bagikan Pengalaman Berakting di Film Danyang Wingit Jumat Kliwon
-
Ada Adegan Sentuhan dengan Senior, Norma Cinta Salut dengan Totalitas Pemain Danyang Wingit
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pilkades Serentak Bekasi 2026 Diundur
-
Motor Dicuri, Driver Ojol Tak Menyangka Polisi Lakukan Hal Ini
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan