SuaraBekaci.id - Penyaluran bantuan dana perbaikan serta pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur pendidikan terus dilakukan oleh BRI di sejumlah sekolah, yang berlokasi di daerah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T) batas negeri. Program yang diberi nama “Ini Sekolahku” ini menyasar sekolah dasar (SD) yang mengalami kerusakan parah dan membutuhkan bantuan pembangunan sarana fisik sebagai ruang tatap muka bagi anak-anak dalam proses belajar mengajar.
Setelah sebelumnya CSR BRI Peduli melakukan perbaikan dan pembangunan ruang kelas SD Negeri Fatukmetan di Kelurahan Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Atambua NTT, CSR BRI Peduli kali ini melanjutkan Ini Sekolahku di SD Inpres Mosso, Skouw, Jayapura. BRI memberikan bantuan secara simbolis, yang diberikan oleh Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Arga M. Nugraha, Kamis (26/8/2021).
Bentuk bantuan yang disalurkan oleh BRI berupa dana pembangunan ruang kelas di sekolah yang bertempat di lahan 25.000 meter persegi.
“Bantuan ini merupakan lanjutan dari CSR BRI Peduli, untuk membangun dan merenovasi sejumlah sekolah dasar yang mengalami kerusakan cukup parah di daerah perbatasan, khususnya di daerah Skouw, Jayapura. Di SD Mosso, BRI memberikan bantuan dana renovasi ruang kelas di SD yang berbatasan dengan Papua Nugenea,” ungkap Arga.
Perbaikan sekolah ini akan terus BRI lakukan di sejumlah wilayah perbatasan, dengan mengedepankan aspek peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendukung pendidikan bagi peserta didik, agar dapat menjalankan pendidikan secara layak.
Hal ini selaras dengan konsep CSR BRI Peduli, yaitu 3P, Pro People, Pro Planet, dan Pro Profit, untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia, ruang/lingkungan yang layak bagi anak Indonesia, dan mendukung kualitas bisnis perseroan jangka panjang.
Arga mengatakan, kualitas sumber daya manusia adalah modal pokok bagi bangsa Indonesia, agar mampu bersaing dengan bangsa lain di dunia. Ia juga menambahkan Program Ini Sekolahku akan memperkuat pendidikan dasar di negeri ini melalui kelayakan perbaikan sekolah dan menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi siswa dan guru menjalankan proses belajar mengajar.
Berita Terkait
-
BRI Liga 1 Resmi Dimulai dengan Penerapan Protokol Kesehatan yang Ketat
-
BRI Hadirkan Hedging School 2021 untuk Dorong Kebangkitan Ekonomi
-
Sektor Pertanian Berperan dalam Kebangkitan Ekonomi, BRI: Market Share Kredit Capai 28%
-
Kinerja Gemilang BRI Diproyeksikan Berlanjut hingga Akhir 2021
-
Cashless Payment BRI Kini Makin Mudahkan Transaksi Pelanggan dan Merchant
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat
-
5 Bencana Dihadapi Indonesia Saat Ini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei