SuaraBekaci.id - Megawati menikah lagi dengan seorang kakek bernama Yaqub berusia 79 tahun. Sementara Megawati adalah janda berusia 36 tahun.
Pernikahan beda usia itu berlangsung di Nusa Tenggara Barat atau NTB. Yaqub merupakan warga Lingkungan Kandai Satu Kelurahan Kandai Satu Kecamatan Dompu.
Megawati merupakan perempuan blasteran China-Arab yang dipersunting itu, dijodohkan dengan Yakub, saat kakek berstatus duda itu akan membeli kambing.
Pertemuan antara kakek Yakub dan Megawati ini diungkapkan seorang warga Dompu bernama Ma'ani.
Sebelum menikah pada Selasa (24/8), Yakub dan Megawati ternyata dijodohkan. Itu bermula ketika Yakub, yang kerap disapa Papiku itu datang ke Dusun Fo'o Mpongi, Desa Woja untuk membeli beberapa ekor kambing kepada warga setempat.
"Awalnya, Yaqub datang membeli kambing di Ustaz Syailan yang merupakan tetangga saya beberapa hari lalu," kata Ma'ani, Rabu (25/8/2021).
Kemudian oleh Ustaz Syailan, Yakub dijodohkan dengan Megawati. Kakek Yaqub pun setuju dan berniat menyunting Megawati dengan mahar Rp 3 juta.
"Paginya, saya tanya ke Ustaz Syailan, kepastian dari kakek itu, baru saya tanya ke Mega sendiri, dan dia setuju," kata dia
Setelah melalui pembicaraan yang alot, lanjutnya, pernikahan pun dilangsungkan secara sederhana dan dihadirkan Penghulu setempat, H Muhammad yang sekaligus memberikan khotbah nikah dan menuntun proses pernikahan kedua mempelai.
Baca Juga: Kader Dilarang Bicara Pilpres, PDIP: Kongres Amanatkan Keputusan Capres kepada Megawati
Sementara yang bertindak sebagai wali mempelai wanita adalah paman Megawati bernama Yusuf, berdomisili di Desa Tambe, Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Kemudian, dari pihak mempelai laki-laki, ada satu orang yang menjadi saksi pernikahan tersebut.
Usai akad nikah, keduanya langsung berpelukan mesra tanda bahagia seperti yang terlihat dalam beberapa foto yang juga diambil saat acara pernikahan tersebut.
Megawati merupakan putri dari pasangan Almarhum Bunyamin S, asal Desa Bolo Kecamatan Madapangga keturunan Arab, dengan Fatimah alias Mama Tu, keturunan Muslim Tionghoa China.
Megawati memiliki tiga orang saudara saudara, dua perempuan dan satu laki-laki. Bapaknya Megawati, sudah meninggal sedangkan ibunya saat ini sedang dirawat di salah satu panti jompo di Kota Bima.
"Megawati adalah janda dan memiliki seorang anak yang saat ini diasuh oleh mantan suaminya yang diketahui berdomisili di Sumbawa," tutur Ma'ani.
Keseharian Megawati ini tinggal bersama ibu angkatnya. Dia sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga usai pisah cerai dari suaminya.
Berita Terkait
-
Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Desa Adat Sade
-
Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Ungkap Salju Abadi Papua Bakal Lenyap 3 Tahun Lagi
-
Di Depan Ramos Horta, Megawati Cerita Jadi Korban Rekayasa AI: Saya Kaget
-
WNA Diduga Jadi Korban Pemerkosaan di Pantai Lakey, Polisi Amankan Terduga Pelaku
-
Yang Tersisa Usai Api Melalap Desa Adat Sade
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Waspada Abu Vulkanik! Sekolah di Kota Bekasi Terapkan PJJ 8-9 September 2026
-
1 Juta Masker Dibagikan ke Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
20.000 Warga Bekasi Masuk Daftar Hitam Kemensos Gara-gara Judi Online
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Pemkot Minta Warga Jangan Panik tapi Waspada
-
Air Danau Bekas Galian Jadi Air Siap Minum untuk Warga Kekeringan di Bekasi