SuaraBekaci.id - Muncul seruan proses hukum Yahya Waloni karena dugaan penistaan agama, sama seperti yang membelit Muhammad Kece. Muhammad Kece ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama.
Seruan itu disampaikan Mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.
“Saya MENGAPRESIASI dan MENGUCAPKAN TERIMAKASIH kepada Polri dan jajaran BARESKRIM yang sudah menangkap M Kece di Bali dan melakukan proses hukum,” tulis Ferdinand dikutip dalam cuitannya, Rabu (25/8/2021).
Polisi sudah tangkap Muhammad Kece, Ferdinand mengingatkan supaya polisi juga tindak Yahya Waloni, penceramah agama Islam yang keras bicaranya.
“Publik juga menunggu proses hukum terhadap YAHYA WALONI, krn melakukan hal sama dugaan penistaan. Demi keadilan, Polri kita dukung tegas adil,” kata dia.
Sebelum Muhammad Kece ditangkap, suara yang menyandingkan Kece vs Waloni sudah muncul. Malahan pegiat media sosial penulis pendukung Jokowi, Denny Siregar dengan kelakarnya mewacanakan supaya Muhammad Kece dan Waloni ditandingkan saja. Yang kalah nanti mesti wajib balik ke agama lamanya.
“Pendapat gua sih, si Muhammad Kece gak perlu dipolisikan. Hadapin aja debat sama Yahya Waloni. Berdua. Disaksikan publik seantero raya,” kata Denny.
“Kita lihat sama-sama. Mana yang paling goblik diantara mereka. Biar kita bisa ketawa,” sambungnya.
Dalam kicauan lainnya, Denny juga mengatakan bahwa perdebatan antara Kece dan Waloni disaksikan langsung oleh kepolisian untuk melerai apabila pertengkaran terjadi.
Baca Juga: Nasib Buruk Menanti, Muhammad Kece Terancam 6 Tahun Penjara, Tersangka Penistaan Agama
Pembawa acara CokroTV ini pun mengusulkan apabila salah satu di antara mereka kalah, maka yang bersangkutan bakal pindah ke agama lamanya.
“Kalau misalnya akhirnya Muhammad Kece jadi debat sama Yahya Waloni, disaksikan kepolisian, taruhannya gampang. Yang kalah balik lagi ke agama lama. Gimana, setuju?,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Viral Dinilai Hina Gereja di Inggris, Dokter Kecantikan Anggi Aprilyani Dilaporkan ke Polda Metro
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pre Order Samsung Galaxy Z Fold 8 di Blibli Tanggal 22 Juli hingga 13 Agustus, Cek Promo & Harganya!
-
Hari Anak Nasional 2026: BRI Peduli Ini Sekolahku Berikan Inspirasi Siswa Dalam Meraih Cita-cita
-
Putaran Cakung Ditutup! Truk Kontainer yang Sering Bikin Antrean Panjang Diminta ke Sini
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental