SuaraBekaci.id - Polsek Bekasi menetapkan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial WA (31) sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan mobil.
Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Armayni mengatakan, pelaku melakukan penggelapan dengan menggadaikan mobil sewaan untuk keperluan biaya persalinan.
"Jadi tersangka ini memang kondisinya pada saat melakukan penipuan sedang hamil, kemudian ia datang ke temannya untuk menggadaikan mobil itu," katanya saat ditemui, Kamis (19/8/2021).
"Temannya mengaku tidak tahu kalau itu ternyaya mobil sewaan. Ya karena dia kasihan waktu itu korban datang dalam kondisi hamil, untuk persalinan, jadi digadaikan," sambungnya.
Setelah persalinan, tersangka tetap melakukan praktek menggadai mobil sewaan. Dengan dalih dengan alasan untuk bayar utang atau memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Total, sudah empat mobil dari rental yang berbeda-beda yang digadaikan tersangka, dengan nominal Rp 25-30 juta.
"Pelaku ini selalu menawarkan mobil sewaan untuk digadaikan ke orang-orang terdekat. Dengan alasan untuk bayar utang, masalah ekonomi, dan lainnya. Ada yang bayar Rp 25 juta, ada juga yang Rp 30 juta," katanya.
Sementara itu, tersangka mengaku saat melakukan aksi penipuan dan penggelapan mobil, melakukan seorang diri tanpa sepengetahuan sang suami.
"Suami enggak kerja lagi. Uangnya enggak saya kasih suami, saya simpan sendiri. Jadi dia (suami) enggak tahu, sendiri saya melakukannya," kata WA, Kamis, (19/8/2021).
Baca Juga: Sempat Mondar-mandir, Brakk! Pemuda di Bekasi Tabrakan Diri ke Kereta yang Melintas
Tersangka mengungkapkan, hasil dari gadai mobil digunakan untuk persalinan dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
"Sempat uangnya buat persalinan, yang lain untuk kebutuhan sehari-hari," jelasnya.
Atas perbuatannya, tersangka WA (31) dikenakan Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan atau Penggelapan dengan ancamaan kurungan penjara paling lama 4 tahun.
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Paspor hingga Kartu Identitas Dijual Mulai Rp250 Ribuan di Dark Web
-
Klarifikasi Adly Fairuz Soal Penipuan Calon Akpol, Bantah Ngaku Jenderal Ahmad
-
Laporan Korban Makin Banyak, Ini Metode Penipuan Paling Rentan di Sektor Keuangan
-
KPK Sebut Ketua PDIP Jabar Diduga Kecipratan Duit Kasus Ijon Proyek Bekasi, Berapa Jumlahnya?
-
Pola Korupsi 'Balik Modal Pilkada' Jerat Bupati Bekasi? KPK Cium Modus Serupa Lampung-Ponorogo
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar