SuaraBekaci.id - Sosok Kang Emon kini menjadi buah bibir setelah aksi heroiknya menggagalkan aksi begal di Jalan Raya Sukawangi, Kampung Balong Poncol, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jumat (6/8/2021) pagi.
Kang Emon menceritakan bahwa dirinya dengan reflek menghalangi laju motor begal dengan menggunakan sepedanya.
"Saya pergi berdagang pagi-pagi, pas di jalan mendengar suara teriakan ibu-ibu minta tolong. Pas saya menoleh, ada motor kenceng ke arah saya. Saya reflek sepeda saya lepas. Itu (saja) yang saya ingat," katanya saat ditemui di rumahnya, Selasa (10/8/2021) malam.
Kang Emon mengatakan, sepeda yang sering digunakannya untuk berjualan ia beri nama Jagur. Kini si Jagur tak dapat digunakan lagi sebab kondisinya hancur usai ditabrakkan ke pelaku begal Bekasi tersebut.
"Si Jagur sangat memprihatinkan sekali. Ban depan, garpu (sepeda) rusak, stangnya rusak, jari-jarinya ancur, terus velg-nya juga rusak," ceritanya.
Aksi heroik Kang Emon menggagalkan aki begal membuatnya mendapat apresiasi dari pejabat setempat dan para relawan.
"Saya dapat sepeda, Alhamdullilah dapat motor juga. Terus dapat HP juga. Alhamdulliah banget," katanya sambil tak hentinya bersyukur.
Tak lupa, hadiah-hadiah itu pun ia berikan nama satu per satu.
"Si Cinta namanya motor saya, yang dari pak Kades namanya Zebra, yang dua lagi namanya Jagur sama Jaguar," katanya.
Baca Juga: Tabrak Penjual Mainan, Duo ABG Pelaku Begal di Bekasi Nyungsep ke Sawah
Saat mendapat handphone dari relawan, Kang Emon terlihat senang. Karena ini kali pertama dia memiliki telepon seluler.
Dia juga mengatakan HP itu akan digunakan untuk video call dengan sanak saudaranya yang jarang ia temui.
"Ini baru banget ini (punya HP) baru dicoba. Sampai gemetar ini megang juga, baru megang hape,” tuturnya.
Saat ini, Kang Emon menempati rumah yang sederhana bersama keluarganya dan juga anak pertamanya yang lahir belum lama ini.
"Sama istri, sama anak yang baru lahir, sama istri, sama bapak, sama ibu, sama Abang, sama adek," katanya.
Kang Emon yang besar di Karawang ini sudah berjualan mainan sejak menikahi istrinya pada tahun 2020 dan berpenghasilan kurang dari Rp 50 ribu setiap harinya.
Berita Terkait
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
Petaka Ban Bocor di Cengkareng: Sopir Boks Ditebas Celurit Begal Bermodus Tanya Alamat
-
Terekam CCTV! Begini Sadisnya Begal Motor di Pasar Minggu Hajar Petugas PPSU yang Melawan
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Laris Manis! Lelang 71 Motor Dinas Pemkab Karawang
-
Pemerintah Lelang Enam Proyek PSEL, Ini Lokasinya
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun
-
Candaan Berujung Masalah? Kenali Batasan Humor Agar Tak Berakhir Jadi Pelecehan