"Alhamdullah sebelum pandemi, pendapatan saya Rp 30 ribu-Rp 40 ribu. Setelah pandemi pendapatan saya menurun jadi Rp 15 ribu-Rp 20 ribu dalam sehari," jelasnya.
Untuk kedepannya, Kang Emon akan mencoba belajar sepeda motor dan akan melanjutkan berjualan mainan dengan sepeda motornya.
"Insya Allah saya coba belajar naik motor (untuk berjualan). Yang penting persyaratannya sudah komplet (seperti memiliki SIM)," pungkasnya.
ABG Pelaku Begal
Diberitakan sebelumnya, sebuah aksi begal dilakukan oleh dua ABG, Sarif Hidayat (19) dan Nur Sayid bin Bosan (19), pada Jumat (6/8/2021) pagi.
Aksi keduanya berakhir di sawah setelah dihalangi oleh Kang Emon dengan sepedanya di Jalan Raya Sukawangi, Kampung Balong Poncol, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi.
Kapolsek Tambelang, AKP Miken Fendriyanti mengatakan, korban begal bernama Nursih (45) yang berprofesi penjual soto.
Saat menjalankan aksinya, kedua ABG pelaku begal tersebut sempat memperlihatkan celurit kepada korban.
"Korban yang pedagang soto ini sedang naik motor lalu dipepet sama dua pelaku," kata Miken kepada wartawan, Selasa (10/8/2021).
Baca Juga: Tabrak Penjual Mainan, Duo ABG Pelaku Begal di Bekasi Nyungsep ke Sawah
Lantaran takut nyawanya terancam, korban lantas memberikan sepeda motornya dan setelahnya berteriak meminta pertolongan warga.
"Kemudian korban ini teriak begal…begal…gitu," jelas Miken.
Tak jauh dari lokasi begal, pelaku yang panik karena teriakan korban, lantas menabrak sepeda penjual mainan milik Emon.
"Nah, pas di jalan ketemu Kang Emon, lalu nabrak dan masuk ke sawah dua pelaku ini. Kang Emon nggak kenapa-kenapa, sepedanya penyok aja," katanya.
Dalam kasus pembegalan ini, polisi mengamankan dua unit sepeda motor milik korban dan pelaku, serta sebuah celurit yang digunakan untuk mengancam korban.
"Honda Beat Putih No Pol B 4632 KGS, Honda Beat Merah No Pol B 4071 FXC , satu buah celurit, satu buah dompet, satu buah sweater warna hitam, dan dua buah HP," jelasnya.
Berita Terkait
-
Viral Kuburan Dibongkar Paksa di Bekasi, Buntut Saling Ejek Hasil Pilkades
-
Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Cikarang Utara
-
Wali Kota Janjikan Halte Transjabodetabek Bekasi Setara Milik Jakarta
-
Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover
-
DKI Jakarta dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang, Kompensasi Disepakati Rp 362 Miliar
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak