SuaraBekaci.id - Penampilan Gibran menghebohkan, Senin (9/8/2021) pagi. Rambut Gibran putih di foto profil akun Instagram @gibran_rakabuming. Apakah ini menandakan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka akan maju Pilpres 2024 dengan Ganjar Pranowo?
Sebab tak sedikit yang menganggap perubahan foto profil itu kode Gibran dampingi Ganjar.
Akun Instagram Gibran Rakabuming, baru baru ini diganti pada warna rambutnya, yang sebelumnya hitam kini diganti warna putih.
Selain akun Instagram Gibran, terdapat akun medsos pribadi Gibran lainnya juga nampak foto profinya bersama Ganjar Pranowo.
Gubernur Ganjar Pranowo, beberapa bulan terakhir ini telah digadang gadang akan mencalonkan sebagai Presiden di Pilpres 2024 mendatang.
Ganjar memang memiliki ciri khas rambut warna putih. Namun demikian, saat dimintai keterangan mengenai foto profil terkait dukungan dampingin Ganjar, Gibran menjawab biasa saja.
"Opo to, Ora yo (tidak ada kode itu-red)," ungkap Gibran, Senin (9/8/2021)
Namun, saat Suarasurakarta.id terus menanyakan hal sinyal dukungan kepada Ganjar Pranowo tersebut, putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengaku tak ada kode maupun hubungan dengan duet 2024 mendatang.
"Enggak ada," jelasnya pada.
Baca Juga: Gibran Pasang Foto Ganjar Pranowo, Padahal Kader PDIP Suruh Pasang Spanduk Puan
Gibran juga menolak memberikan alasan mengenai foto profilnya yang diganti warna rambut putih dan menyebut agenda Pilpres masih cukup jauh.
"Dukungan apa to, Pilpres e ijik suwe (dukungan apa, Pilresnya kan masih lama)," tegas Gibran.
Ganjar masuk bursa Capres terkuat
Survei New Indonesia Research & Consulting melakukan survei elektbabilitas calon presiden. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ada pada posisi pertama, diikuti oleh Menhan Prabowo Subianto.
Survei New Indonesia Research & Consulting dilakukan pada 21 hingga 30 Juli 2021 dengan sambungan telepon kepada 1.200 orang responden yang dipilih secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019, dengan “margin of error” sekitar 2,89 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Seperti dilansir Antara, Minggu (8/8/2021) Direktur Eksekutif New Indonesia Research & Consulting Andreas Nuryono mengatakan posisi pertama pada survei ini ditempati oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Sedangkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersaing ketat pada urutan kedua dan ketiga.
Menurut Andreas, dengan makin kuatnya elektabilitas Ganjar sebagai calon presiden, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang masih bersikukuh mengusung Puan, sebaiknya mempertimbangkan kembali calon yang nantinya diusung pada Pemilihan Presiden 2024.
Berita Terkait
-
Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!
-
Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?
-
PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi
-
Pakar Hukum UMY: Putusan MA Tak Otomatis Kosongkan Jabatan Wapres, DPR Harus Gelar Impeachment
-
Gugatan Dikabulkan MA, Subhan Palal Ancam Geruduk Istana Minta Gibran Pulang ke Solo!
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
KPK Buka Peluang Hadirkan Ahmad Dhani sebagai Saksi Kasus Bea Cukai
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel