SuaraBekaci.id - Puluhan Ribu umat Islam mengiringi pemakaman almarhum Habib Saggaf bin Muhammad Al Jufri di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (4/8/2021).
Pemakaman Habib Saggaf Al Jufri dilakukan di halaman SMK Alkhairaat atau di sisi kanan Masjid Alkhairaat.
Video puluhan ribu muslim iringi pemakaman Habib Saggaf Al Jufri diunggah sejumlah akun Instagram. Salah satunya @habibumarbinhoodalatas.
"Puluhan ribu umat muslim mengantar jenazah mulia Al Habib Segaf bin Muhammad bin Idrus bin Salim al-Jufriy, Ketua Utama Al-Khairat, Palu."
"Semoga Allah merahmatinya, meninggikan derajatnya, menjadikan kuburnya raudhah min riyadhil jannah, dan memberikan kita manfaat dari keberkahan ilmunya di Dunia dan Akhirat, Alfaatihah," tulis akun tersebut dikutip SuaraBekaci.id—grup Suara.com—Rabu (4/8/2021).
Sebelumnya, puluhan ribu umat Islam di Kota Palu dan sekitarnya melakukan salat jenazah Ketua Utama Alkhairaat Almarhum Habib Sayyid Saggaf Bin Muhammad Al Jufri.
Salat jenazah yang dipimpin Habib Ali Bin Muhammad Al Jufri di halaman SMK Alkhairaat atau di samping kanan Masjid Alkhairaat. Jamaah membludak hingga ke badan Jalan Sis Al Jufri.
Usai disalatkan, jenazah dimakamkan di kompleks Masjid Alkhairaat di Jalan Sis Aljufri Palu, di samping makam adiknya Habib Abdillah bin Muhammad Al Jufri.
Jenazah almarhum Habib Sayyid Saggaf Bin Muhammad Aljufri dilepas oleh keluarga, dan dihadiri oleh Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid.
Baca Juga: Puluhan Ribu Umat Islam Salat Jenazah untuk Ketua Utama Alkhairaat Habib Sayyid Saggaf
Mewakili keluarga almarhum Habib Saggaf, Habib Ali Hasan Al Jufri dalam sambutannya mengatakan, almarhum Habib Saggaf sebelum meninggal dunia berpesan kepada abnaulkhairaat agar menjaga Alkhairaat.
"Ini pesan beliau, selalu beliau sampaikan Alkhairaat, hidupkan Alkhairaat, jaga Alkhairaat," ujarnya dikutip dari Antara.
Habib Ali Hasan Aljufri mengisahkan bahwa detik-detik Habib Saggaf sakit, tidak pernah mengucap satu ucapan yang membuatnya bergetar tubuh, selama ia mendampingi Habib Saggaf ketika sakit.
"Beliau mengucapkan tiga kalimat yang membuat saya bergetar, beliau di saat-saat kritis, beliau berteriak memanggil Habib Idrus Bin Salim Al Jufri (Guru Tua), beliau mengatakan, ya, Habib Idrus saya sudah menjalankan amanatmu, ya, Habib Idrus saya sudah menjalankan amanah, tiga kali Habib Saggaf mengucapkan itu," kata dia.
Maka sejak itu diyakini bahwa beliau akan pergi.
"Saya akan berpisah dengan beliau. Sejak sakit, berkali-kali beliau masuk rumah sakit, diopname di Jakarta, beliau tidak pernah mengucapkan kalimat ini. Kecuali sakit yang terakhir ini," ucap Habib Ali Hasan Al Jufri.
Berita Terkait
-
Link Live Streaming PSS Sleman vs Persipal Palu: Peluang Super Elja Nyaman di Puncak
-
Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim Hingga Santri di Banggai
-
Jaksa Dinilai Tak Cermat, Pasal ITE yang Sudah Dicabut Dipakai untuk Dakwa Pendeta Sepuh di PN Palu
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Elevated Road Palu Sepanjang 2,26 Km Resmi Beroperasi
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta