SuaraBekaci.id - Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi memastikan bakal menggelar vaksinasi COVID-19 pelajar usia 12 tahun ke atas di sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda mengatakan, sekolah menjadi tempat yang efektif untuk digelarnya vaksinasi COVID-19 pelajar.
"Menurut saya sekolah lebih dekat, di sekolah daftarnya ada, jadi ketahuan setiap yang sudah dan siapa yang belum divaksin,” ujarnya dilansir SuaraBekaci.id—grup Suara.com—dari laman resmi Pemkab Bekasi, Sabtu (31/7/2021).
Sebelumnya, kata Carwinda, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan sempat menawarkan agar dibangun sentra vaksinasi untuk anak usia 12 tahun ke atas.
Namun, Disdik Kabupaten Bekasi menyarankan agar vaksinasi digelar disetiap gedung sekolah tingkat SMP.
Carwinda juga mengatakan pemberlakukan belajar daring tidak menjadi hambatan dilakukannya vaksinasi pelajar.
Sebab, menurutnya, vaksinasi pelajar tetap akan mengedepankan protokol kesehatan COVID-19.
“Untuk menggelar vaksin saat ini juga tidak apa-apa. Ketika divaksin kan ada pengaturannya, kita gunakan aturan itu. Jadi tidak ngumpul seperti belajar. Bupati juga bilang dalam pembelajaran kita menggunakan daring tetapi vaksin waktunya sebentar dan juga diatur sesuai prokes,” jelasnya.
Carwinda menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi untuk mempersiapkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi para pelajar.
Baca Juga: Penerima Baru BPNT di Kabupaten Bekasi Capai 46 Ribu Orang
“Saya kemarin sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan, yang pasti dijadwalkan dan disiapkan. Rencananya akan kita lakukan di sekolah, Jadi kita menunggu penjadwalan dari Dinas Kesehatan dan kita mempersiapkannya di sekolah,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan
-
Akhir Pelarian Penyiram Air Keras di Bekasi: Pelaku Ditangkap, Polisi Gelar Ekspose Besok
-
Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Masih Diselidiki, Kebocoran Gas-Dugaan Percikan Motor Terungkap!
-
Kesaksian Karyawan SPBE Cimuning: Sebelum Kebakaran, Gas Bocor Sejak Sore
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta