"Alhamdulillah sampai sekarang (belum pernah tertular Covid-19). Kita harus bisa memproteksi, kalau badan sudah tidak enak lebih baik istirahat," katanya.
Saat bertugas, Yani selalu berdoa kepada sang pencipta supaya senantiasa melindunginya.
Baginya, doa menjadi penguat selama menjadi relawan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 sejak November 2020.
Yani bercerita, dirinya menjadi relawan pemulasaran jenazah pasien Covid-19, kala beberapa rumah sakit di Indramayu kewalahan menangani peningkatan kasus kematian pada penderita infeksi virus corona dan meminta bantuan ke BPBD Indramayu.
Saat itu, tanpa berpikir panjang, dirinya langsung menyatakan kesanggupan ketika diminta menjadi relawan.
Yani bertugas mengurusi pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di dua rumah sakit di Kabupaten Indramayu dan kadang membantu menangani pemakaman warga di daerah tempat tinggalnya.
Sebagai relawan pemulasaraan jenazah, ia kadang mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan atau penolakan dari keluarga warga yang meninggal dan warga sekitarnya.
Namun perlakuan tersebut tidak mematahkan semangat Yani untuk menjalankan tugas dan membantu sesama.
"Kita tidak berharap apa-apa sebenarnya, kalau ada keluarga yang mengucapkan terima kasih itu sudah cukup," kata Yani.
Baca Juga: Protokol Pemulasaraan dan Pemakaman Jenazah Covid-19 di Wilayah Sulsel
Yani juga berharap seluruh warga berusaha menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, agar kasus penularan Covid-19 bisa ditekan dan penderita infeksi virus corona yang meninggal dunia terus berkurang.
Kalau orang-orang mengabaikan protokol kesehatan, maka penularan virus corona akan sulit dikendalikan dan rumah sakit serta petugas pemakaman bisa kewalahan.
Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 590.392 kasus setelah bertambah 8.366 kasus pada Kamis, 29 Juli 2021.
Berdasarkan laman Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar atau Pikobar, Kamis, 29 Juli 2021, kasus terbanyak masih ditempati Kota Depok dengan 28.089 kasus positif aktif.
Wilayah dengan jumlah kasus terendah menurut Pikobar adalah Kabupaten Kuningan dengan 477 kasus positif aktif.
Di Jabar, saat ini masih ada 127.881 pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan. Sementara 453.625 sembuh dan 8.886 meninggal.
Berita Terkait
-
Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga
-
Dari Kebun ke Pasar, Mama Nia Dorong Kemandirian Perempuan di Pulau Obi
-
Dorong Keterampilan Digital Pengusaha Perempuan, Platform Ini Hadirkan Pelatihan Gratis
-
Di Aik Berik, Marwita Menemukan Cara Lain Menghidupkan Hutan dari Lobe-Lobe Hingga Kopi
-
Jamuan Puan Rimba, Membawa Cerita Perempuan Penjaga Hutan Lewat Pangan Lokal
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
-
Aset 1,5 Hektare Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat Digeledah KPK
-
Lewat Program BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, BRI Peduli Berikan Pelatihan dan Pemagangan