SuaraBekaci.id - Anak anggota DPRD Abdul Rofik dari PKL acungkan jari tengah ke Satgas COVID-19 saat dirazia. Aksinya viral di media sosial.
Peristiwa ini terjadi saat Satpol PP memberi sosialisasi PPKM.
Pemuda yang merupakan anak anggota Dewan PKS ini mengacungkan jari tengah ke Satpol PP PP saat kafe miliknya kena razia PPKM.
Anak anggota DPRD dari Dewan PKS yang acungkan jari tengah ke Satpol PP ini viral setelah diunggah akun Twitter @Murtadhaone1.
Dalam cuitannya, pemilik akun menyebut pria yang acungkan jari tengah ke Satpol PP merupakan anak dari legislator PKS Samarinda.
“Oh keluarga PKSejahtera Gak heran sik,” cuitnya sambil menandai Twitter resmi Partai Keadilan Sejahtera.
Cuitan dari akun tersebut juga menyertakan foto tangkapan layar pemberitaan terkait peristiwa itu.
Sebelumnya beredara kabar, Satpol PP Samarinda mendatangi kafe-kafe untuk sosialisasi penerapan PPKM level 4. Namun, salah satu pemilik kafe menunjukkan perilaku tidak sopan.
Salah satu pemilik kafe tersebut beberapa kali mengacungkan jari tengahnya saat Satpol PP memberikan sosialisasi mengenai penerapan pembatasan 25 persen pengunjung di kafe.
Baca Juga: Tantangan Pandemi di 2021 Lebih Berat Daripada Tahun 2020
Adapun kafe yang disambangi Satpol PP itu berada di kawasan Vorvoo, Samarinda.
Sementara pelaku yang mengacungkan jari tengah ke petugas Satpol PP tersebut diketahui merupakan anak dari Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik.
Kasubag Umum dan Kepegawaian Satpol PP Samarinda Ananta Diro Nurba menjelaskan bahwa pihaknya melakukan penertiban dan sosialisasi instruksi Wali Kota terbaru mengenai penerapan PPKM level 4 yang dilaksanakan hingga 2 Agustus 2021.
“Kami menitikberatkan pada jumlah pengunjung yang 25 persen dari jumlah pengunjung, sedangkan yang batas waktu makan 20 menit masih ada toleransi,” ujae Ananta, Rabu 28 Juli 2021 saat dimintai konfirmasi.
Ia menerangkan, saat pihaknya berada di Vorvoo petugas mendapati kafe milik anak anggota DPRD itu ramai pengunjung sehingga pihaknya mendatangi dan memberikan sosialisasi untuk menertibkan kerumunan.
Ananta mengungkapkan, saat pihaknya melakukan sosialisasi di kafe tersebut mereka mendapat perlakuan tidak pantas dari salah satu pemilik kafe yakni pemuda berinisial DF (24) yang merupakan anak anggota DPRD Abdul Rofik.
Berita Terkait
-
NasDem dan PKS Kompak, Tak Mau Buru-Buru Dukung Prabowo di Pilpres 2029
-
Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen
-
Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen
-
Maulid Nabi di PKS, AMY Serukan Semangat Al-Quran dan Keteladanan Rasulullah
-
Sekjen PKS: Walau Masih Trauma, Warga NTT Malah Sambut Kami dengan Gembira
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
Terkini
-
Kepergok Istri Sah di Rumah Sakit, Kedok Hakim Nikah Siri Akhirnya Terbongkar
-
Siswa 3 SD Terdampak Tol Japek Selatan Bakal Pindah ke Gedung Baru, Ini Lokasinya
-
BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism
-
Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18 Diciduk Polisi
-
BRI Pertahankan Posisi Teratas, Nilai Merek Indonesia Capai USD6,9 Miliar