SuaraBekaci.id - Tanda-tanda COVID-19 bisa saja dengan diare terus menerus. Namun Apa beda diare gejala COVID-19 dengan diare biasa.
Virus COVID-19 tak hanya menyerang sistem pernapasan pada umumnya.
Namun juga pada sistem pencernaan dan menimbulkan gejala gastrointestinal.
Makanya, informasi gejala diare akibat Covid-19 berikut ini perlu diperhatikan.
Dampak akibat Covid-19 satu ini memang kerap muncul seiring banyaknya pasien Covid-19 yang mengalami gejala gastrointestinal.
Sebut saja kondisi nafsu makan berkurang, mual, dan diare Covid-19.
Terdapat beberapa fakta dibalik gejala diare akibat Covid-19 yang jarang diketahui orang.
Mungkinkah Diare Disertai Demam?
Sebagian orang mungkin mengalami gejala diare seperti halnya gejala flu, yaitu demam.
Baca Juga: Simpang Siur Kabar Vaksin, Diskes Samarinda: Kadang Sehari Atau Dua Hari Baru Dikabari
Gangguan pada sistem pencernaan ini bisa menjadi gejala permulaan dari Covid-19.
Pada beberapa kasus yang terjadi, gejala demam ini mungkin muncul setelah diare Covid-19 dialami. Sedangkan pada beberapa orang mungkin hanya mengalami gejala diare ini tanpa mengalami gejala Covid-19 lainnya yang lebih umum.
Gejala Diare pada Pasien Covid-19
- Peneliti di Stanford University mengumumkan hasil penemuannya bahwa sepertiga pasien Covid-19 dengan gejala ringan memiliki gejala gastrointestinal.
- Selaras dengan penelitian tersebut, studi terbaru di Beijing juga memiliki data 3 dari 79 persen pasien Covid-19 mengalami gejala gangguan pada sistem pencernaan.
- Diperkuat dengan sebuah hasil studi yang terbit dalam American Journal of Gastroenterology.
- Penelitian itu memeriksa 200 pasien Covid-19 dengan gejala ringan. Hasil pemeriksaan, ditemukan 48 orang hanya mengalami gejala sistem pencernaan, serta 69 lainnya mengalami gejala pencernaan dan pernapasan.
Disadur dari laman kesehatan Healthline, dari 117 orang dengan gangguan lambung, 19,4 di antaranya mengalami gejala pertama yaitu diare Covid-19. Berdasarkan hasil penilitian-penelitian di atas, maka jelas bahwa gejala diare akibat Covid-19 memang benar dapat terjadi.
Hubungan antara Covid-19 dan Diare
Sebuah riset menyatakan bahwa Covid-19 dapat masuk pada sistem pencernaan melalui reseptor permukaan sel untuk enzim, atau disebut dengan angiotensin converting enzyme 2 (ACE 2). Nah, reseptor untuk enzim ini diperkirakan 100 kali lebih umum di saluran pencernaan dibandingkan pada saluran pernapasan.
Tag
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
BRI Peduli Dampingi UMKM Desa Brilian Hargobinangun agar Makin Berdaya dan Naik Kelas
-
Danantara dan BRILink Agen, Gerakkan Ekonomi hingga Pelosok Negeri
-
BRI Pimpin Sinergi Himbara di Danantara Housing Expo 2026, Dorong Akses KPR Masyarakat
-
Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan
-
BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak