SuaraBekaci.id - Nur Aliayah meninggal dunia. Nur Aliayah dibacok-bacok hingga tewas mengenaskan.
Nur Aliayah adalah pemilik warung kopi di Jalan Abdullah Bin Nuh Bogor Barat, Kota Bogor. Nur Aliayah tewas akibat sejumlah luka di tubuhnya.
Sementara anak gadisnya bernama Disa Fitriyani, masih dalam perawatan di rumah sakit dengan luka serupa.
“Benar kejadian itu, ada satu korban yang meninggal dunia atasnama Nur Aliayah dan yang satu mengalami luka atasnama Disa,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro, Jumat (23/7/2021).
Peristiwa tersebut, pertama kali diketahui sekitar pukul 05:30 WIB oleh dua petugas kebersihan Kota Bogor. Mereka adalah Suhendar dan Zaenudin, yang sedang membersihkan sampah di sepanjang Jalan Raya Abdullah Bin Nuh.
“Sekitar pukul 05.30 WIB saat Saksi 1 sedang melaksanakan kegiatan kebersihan di sekitar TKP dan mendengar adanya suara minta tolong dari dalam warung. Selanjutnya saksi 1 mengecek dan melihat korban atasnama Disa Fitriyani sudah dalam keadaan terluka, selanjutnya dibawa ke RS Graha Medika untuk dilakukan pertolongan pertama,” beber Kasie Humas Polresta Bogor Kota Ipda Rachmat Gumilar.
Usai membawa Disa ke rumah sakit, petugas kebersihan bersama warga lainnya kemudian mengecek ke dalam warung kopi untuk mengetahui kondisi Nur Aliyah, ibu kandung Dista.
“Saat dicek itu kemudian diketahui kalau korban atasnama Nur Aliya sudah meninggal. Ada luka di tubuhnya,” jelas Rachmat.
Saat ini, jasad Nur Aliyah sudah dibawa ke RSUD Ciawi untuk diotopsi. Sementara anaknya, Disa Fitriani masih dalam perawatan di RS Medika.
Baca Juga: Penemuan Dua Mayat Gegerkan Gunung Kijang, Keluarga Tolak Autopsi
“Saat ini kami sudah ada 5 orang saksi, dan kami masih melakukan penyelidikan terkait motif kejadian tersebut. Kami harus lakukan otopsi dulu termasuk melakukan visum bagi yang luka. Informasi perkembangan nanti kami sampaikan lagi,” tutup Kombes Susatyo.
Berita Terkait
-
Misteri Kematian Pemuda di Kos Kebon Jeruk: Terbujur Kaku dalam Sleeping Bag, Ada Temuan Kloroform
-
Hasil Visum Mayat Terbungkus di Kos Jakbar Diungkap, Polisi Masih Telusuri Penyebab Kematian
-
Mayat Terbungkus Kain Ditemukan di Kos Jakbar, Kakak di Luar Negeri Minta Ojol Cek Kondisi Adik
-
Tepis Isu Liar, BGN Pastikan TKP Mayat Diborgol di Kendal Bukan Gedung SPPG
-
Geger Penemuan Mayat Pria Terikat Borgol di Bekas Bangunan SPPG
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia