SuaraBekaci.id - Tingginya angka kematian akibat COVID-19 membuat peti jenazah menjadi salah satu barang yang dicari saat ini.
Pengusaha mabel Nabin Abdulah (50) menjelaskan awal mula membuat peti jenazah dikarenakan sulitnya mencari peti saat saudaranya meninggal dunia.
"Awal mula saya ikut penguburan saudara, ada kelangkaan peti jenazah. Kebetulan karena saya usaha di bidang kayu, jadi apa salahnya saya buat juga," jelasnya saat ditemui SuaraBekaci.id di bengkelnya, Sabtu (17/7/2021).
Nabin mengungkapkan, ia telah memproduksi peti jenazah sejak sepekan lalu di Kampung Siluman, RT 1 RW 18, Kelurahan Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
"Baru seminggu (membuat peti mati). Kalau dari saya umumnya (harganya) Rp 1,2 juta. Baru laku 20 peti," kata Nabin.
Sebelumnya, lanjut Nabin, dirinya hanya membuat perabotan yang berbahan dasar kayu seperti meja belajar dan juga kursi.
"Bikin kursi sama meja belajar lipat untuk anak TK. Kami juga bisa buat kitchen set atau kursi sofa," katanya.
Nabin juga mengatakan akan menyanggupi jika ada pihak-pihak yang membutuhkan peti jenazah dalam jumlah yang cukup banyak.
"Saya mengharapkan dari pihak-pihak seperti rumah sakit atau TPU, barangkali jika membutuhkan peti yang banyak atau sedikit kami siap," ujarnya.
Baca Juga: PPKM Darurat, Pemkab Bekasi ke Warga: Salat Idul Adha di Rumah Saja
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi
-
Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi
-
Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan
-
Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata
-
Viral Kuburan Dibongkar Paksa di Bekasi, Buntut Saling Ejek Hasil Pilkades
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil