SuaraBekaci.id - Abu Janda positif COVID-19. Kondisi Abu Janda memburuk dilarikan ke IGD rumah sakit. Bahkan Abu Janda tak sadarkan diri seharian.
Hal itu diceritakan Abu Janda ke Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut. Gus Yaqut berharap Abu Janda cepat pulih.
Pada tangkapan layar yang beredar di media sosial, Gus Yaqut sungguh-sungguh berharap akan kesembuhan Abu Janda.
Dia juga menghaturkan kalimat penyemangat yang diharapkan bisa menenangkan sosok kontroversial tersebut.
“Sehat, Abu. Kamu harus sehat. Lawan Covid-19 kayak kamu lawan gerakan radikal. Jangan mau kalah,” tulis Gus Yaqut melalui aplikasi pesan instan.
Percakapan pesan tersebut pertama kali dibagikan Abu Janda melalui akun Instagram resminya. Pada kesempatan itu, dia langsung membalas ucapan Gus Yaqut dan meminta maaf.
“Maafin saya Gus Tum. Pas masuk UGD, kondisi buruk. Jadi saya dimedikasi enggak sadar seharian, baru siuman Tum,” balasnya.
Gus Yaqut kemudian membalas pesan tersebut. Dia meminta Abu Janda tetap tenang. Sebab, meski berjauhan, dia tetap mengirimkannya doa.
“Pokoknya sehat. Harus sehat, Tak suhu dari sini,” timpal tokoh Nahdlatul Ulama tersebut.
Baca Juga: Terpapar COVID 19, Abu Janda: Virus Ini Bikin Tak Bisa Mikir
Sementara itu, Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (JoMan) yang juga sahabat dekat Abu Janda, Immanuel Ebenezer mengatakan, Abu Janda mendapat perawatan yang baik di rumah sakit.
Bahkan, menurutnya, tim medis menjalankan tugasnya dengan cepat dan tepat.
Dia berharap, teman akrabnya tersebut bisa segera pulih dan kembali ke rumahnya. Namun, seandainya ada kemungkinan lain yang telah ditetapkan Tuhan, maka dia tak bisa apa-apa.
“Tim medis bekerja dengan bagus dan harapan itu selalu ada. Namun, soal yang lain-lain, itu adalah kehendak Allah,” terangnya.
Lebih jauh, dia memastikan, pada mulanya dirinya mendapat kabar Abu Janda masuk ICU melalui grup WhatsApp. Kala itu, menurutnya, Abu Janda masih bisa diajak ‘seru-seruan’.
Ketika ditanya kondisi Permadi dan kebutuhan perawatannya, saat itu dia tidak mengetahui lebih lanjut. Namun demikian, dia menyatakan, kondisi Permadi sangat tertangani.
Berita Terkait
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Korupsi Haji, Bos Maktour Blak-blakan Pernah Temui Yaqut Minta Kuota Haji Khusus
-
KPK Tahan Bos Maktour dan Ketua Kesthuri dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Bantah Terima Suap Haji, Kubu Yaqut Sebut KPK Tak Tanya Soal Aliran Dana
-
Kasus Korupsi Gus Yaqut Dilimpahkan ke Pengadilan Usai Musim Haji
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Disorot Mendagri Akibat Belanja Pegawai Rp3,5 Triliun, Ini Solusi DPRD Kabupaten Bekasi
-
Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara
-
Debt Collector Intimidasi Warga di Bekasi, Anggota DPR: Tangkap dan Usut Tuntas!
-
Wajah Baru Stadion Wibawa Mukti: Renovasi Rp40 Miliar Rampung 70 Persen, Ini Bocoran Fasilitasnya!
-
Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total, Zulhas : Satu Bulan