SuaraBekaci.id - Mayat tergelak di depan SPBU Kertonatan, Kartasura, Sukoharjo, Kamis (8/7/2021). Kesaksian warga, sosok lelaki itu kejang-kejang sebelum tewas.
Peristiwa itu membuat gempar warga sekitar. Proses evakuasi jasad pria tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Petugas mengevakuasi menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Kanit Reskrim Polsek Kartasura Ipda Akhrom mewakili Kapolsek Kartasura AKP Indra Romantika Hamiadianto mengatakan laki-laki itu awalnya tergeletak di pinggir sekitar pukul 11.45 WIB.
Saat itu seorang warga melihat laki-laki yang tak memakai baju itu kejang-kejang.
Warga yang melihat mencoba memberikan air mineral kepada pria tersebut. Namun saat didekati pria itu sudah meninggal dunia dengan kondisi badan kaku di depan SPBU Kertonatan.
Warga lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kartasura.
“Petugas yang menerima laporan langsung ke lokasi kejadian. Selanjutnya dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” katanya kepada Solopos.com, Kamis (8/7/2021).
Olah TKP dilakukan bersama petugas Puskesmas Kartasura. Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan medis diketahui pria yang meninggal dunia menderita sakit diabetes.
Baca Juga: Geger Pria di Batam Ditemukan Tewas Berlumuran Darah Dalam Rumah
Hal ini berdasarkan kondisi telapak kaki pria meninggal di depan SPBU Kertonatan itu yang di bungkus kain. Selain itu juga ditemukan kapsul obat penyakit gula.
Hasil penyelidikan kepolisian dan pemeriksaan luar oleh dokter Puskesmas Kartasura juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.
Identitas korban diketahui bernama Muchsin, 63, warga Putat Jaya C Barat RT 008/RW 013 Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.
“Indentitas korban kami peroleh dari keterangan keluarga yang datang ke lokasi,” katanya.
Proses evakuasi jenazah, kata Kapolsek, dilakukan dengan protokol kesehatan. Hal ini mengingat masih pandemi Covid-19. Jasad korban selanjutnya diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan.
Tag
Berita Terkait
-
Kronologi Penemuan Mayat Membusuk di Ruang Roda Pesawat Asal Tokyo
-
Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat
-
12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa
-
Ulasan Film Toko Perlengkapan Mayat: Kisah Tragis Keluarga Tumbal Penglaris
-
Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
Danantara Butuh Waktu 3 Tahun Bangun PSEL Bekasi