SuaraBekaci.id - Pasokan oksigen di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berlebih. Sehingga stok oksigen untuk kebutuhan medis dalam kondisi aman meski jumlah pasien di fasilitas kesehatan itu aman.
RSUD Kabupaten Bekasi memiliki tempat penyimpanan oksigen yang cukup besar sehingga mampu menampung oksigen dalam jumlah banyak.
"Insya Allah ketersediaan oksigen untuk kebutuhan medis di sini aman," kata Dirut RSUD Kabupaten Bekasi Sumarti di Cikarang, Jumat sore.
Sumarti menyebut perlengkapan medis itu digunakan untuk melayani seluruh pasien rawat inap yang membutuhkan bantuan oksigen sementara bagi pasien dengan kamar tidur tambahan diberikan oksigen jenis tabung.
"Kita banyak pakai liquid O2 jadi punya tabung penampungan yang sangat besar untuk melayani pasien rawat inap. Yang pakai tabung untuk yang extra bed saja," katanya.
Kondisi sebaliknya justru terjadi di agen pengisian oksigen medis yang mulai kekurangan stok imbas melonjaknya kasus COVID-19. Agen Tio Gas Group Jalan Sultan Hasanudin Tambun Selatan misalnya, banyak pembeli mengaku kecewa lantaran tidak mendapatkan isi ulang oksigen medis.
"Saya sudah cari di tiga tempat, oksigen medisnya kosong semua. Mau coba ke tempat lain," kata Fiki (25) yang datang ke agen Tio Gas Group membawa tiga tabung berukuran satu kubik itu.
Fiki mengaku sudah empat hari kesulitan mendapatkan oksigen medis demi kebutuhan anggota keluarganya yang terpapar COVID-19 dan tengah menjalani isolasi secara mandiri.
"Susah, sudah empat hari terakhir cari oksigen medis ini kosong semua. Kalau pun dapat ya harus keliling cari yang masih ada," ungkapnya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Meroket, Rumah Sakit di Surakarta Dikabarkan Nyaris Penuh
Selain Fiki, Suhaeni (36) juga mengaku mengalami hal yang sama. Sudah dua hari ia kesulitan mendapatkan pasokan oksigen medis guna keperluan perawatan orang tuanya yang memiliki penyakit jantung dan dirawat di rumah.
"Mau cari kemana-mana juga katanya kosong. Paling ini tunggu di sini. Tadi infonya ada stok yang mau datang," katanya.
Karyawan agen isi ulang oksigen Feri Yusuf mengaku kelangkaan terjadi karena pengurangan pasokan dari supplier yang disebabkan tingginya permintaan rumah sakit padahal jumlah permintaan warga yang keluarganya sedang menjalani isolasi mandiri juga melonjak drastis.
"Kondisi ini sudah terjadi hampir seminggu lebih. Oksigen langsung habis diburu warga begitu mereka dapat stok. Kalau pun dapat kita harus dibagi lagi sama agen yang lain, jadi masih kurang terus," katanya.
Selain kesulitan mendapatkan oksigen medis masyarakat juga harus rela mengeluarkan uang lebih banyak dari harga sebelumnya. Jika sebelumnya harga oksigen untuk tabung ukuran satu kubik dijual Rp20 ribu saat ini menjadi Rp25 ribu. (Antara)
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Mengenal Fitoplankton: Sumber Oksigen untuk Bumi Selain Hutan
-
Viral Sopir Lansia Tetap Kerja Meski Pakai selang Oksigen, Alasan di Baliknya Bikin Mewek
-
Terungkap! MisteriHilangnya Oksigen di Stadion GBK Saat Timnas Indonesia vs Bahrain
-
Viral Ojol Lansia Tetap Narik Meski Derita Gagal Ginjal dan Kenakan Selang Oksigen
-
Krisis Oksigen Mengancam Nyawa Pasien di Gaza Pasca Serangan Israel
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
BRI Peduli Bekali 60 Purna PMI di Cirebon dengan Pelatihan dan Pendampingan Usaha
-
Kaca Mobil Adinda Cresheilla Hancur Dilempar Batu, Polisi Buru Pelaku
-
Kedok Warung Kopi di Bekasi Terbongkar, Ternyata Jadi Sarang Peredaran Obat Keras
-
Bayar Pajak Kendaraan di Bekasi Bisa Dicicil, Begini Caranya
-
Bekasi Belajar PLTSa ke China, Siapkan Bantargebang Ikon Pengolahan Sampah Modern