SuaraBekaci.id - Suami Nunung terancam 15 tahun penjara karena bunuh Karmila dengan sadis. Suko (57), suami Nunung bacok-bacok Karmila dengan sadis hingga tewas mengenaskan.
Karmila alias Mila merupakan perempuan 39 tahun asal Wonogiri. Suami Nunung dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman pidana 15 tahun penjara.
Polisi langsung menahan Soko di Mapolres Wonogiri untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Suami Nunung ditangkap di depan Stasiun Gubeng, Desa Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (28/6/2021) sore.
Penangkapan tersangka hanya berselang sehari dari penemuan jasab wanita korban pembunuhan di Purwantoro, Wonogiri, Minggu (27/6/2021).
Kepada polisi, Soko mengaku telah membunuh Karmi alias Karmila atau Mila, 39, warga Dusun Manding RT 003/RW 005, Desa Sukorejo, Kecamatan Puhpelem, Wonogiri.
Soko membunuh Karmi dengan membacoknya sebanyak delapan kali menggunakan sebilah sabit miliknya. Kini, sabit itu dan sejumlah barang lain telah disita polisi sebagai barang bukti kasus pembunuhan itu.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Wonogiri, AKP Suwondo, kepada Solopos.com, Selasa (29/6/2021), menginformasikan Soko ditangkap tim Satreskrim Polres Wonogiri bersama tim dari Polrestabes Surabaya di depan Stasiun Gubeng, Surabaya, Senin (28/6/2021) sore.
Saat itu tersangka suami Nunung berupaya melarikan diri. Pada pemeriksaan awal, Soko mengaku telah membunuh Karmi dengan cara membacoknya delapan kali menggunakan sabit.
Baca Juga: Bacok Karmila 8 Kali, Suami Nunung Dikenal Sakti, Sempat Jadi Bandar Judi
Petugas menemukan sabit tersebut di dekat mayat Karmi. Petugas juga menemukan sebilah golok, tetapi golok itu tak digunakan Soko saat beraksi.
“Motifnya, pelaku merasa sakit hati karena korban tak mau diajak kencan. Sebelumnya pelaku sudah memberi korban uang senilai Rp300.000. Emosinya mudah terpancing lantaraan saat itu pelaku terpengaruh minuman keras,” ucap Suwondo saat dihubungi Solopos.com, Selasa.
Suwondo melanjutkan polisi dapat melacak keberadaan pelaku melalui sejumlah barang bukti dan informasi masyarakat. Barang bukti yang ditemukan meliputi sepasang sandal milik Karmi, satu anting-anting, dan satu kalung dalam kondisi terputus.
Ada barang bukti lain yang dibawa tersangka pembunuhan wanita di Purwantoro, Wonogiri, itu, yakni telepon seluler korban. Polisi menyitanya sesaat setelah pelaku ditangkap. Ponsel milik Soko turut menjadi bukti.
Informasi yang dihimpun Solopos.com, serangkaian peristiwa pembunuhan itu tidak hanya terjadi di dapur tempat ditemukannya mayat Karmi yang bersimbah darah. Ditemukan bercak darah juga di ruang utama dan kamar pemilik rumah sekaliggus juga istri Soko, Nunung.
Menurut Nunung yang kali pertama menemukan mayat Karmi, kamarnya saat itu berantakan dan kasur dalam kondisi tersingkap. Sampai akhirnya Nunung melihat pintu dapurnya yang tertutup. Biasanya pintu dapur itu tidak pernah ditutup.
Berita Terkait
-
Hakim Geleng-geleng, Putri Koruptor Ini Beli BMW karena Alasan Sepele
-
6 Fakta 'Panas' di Balik Penunjukan Anak Gubernur Kalsel Jadi Komisaris Bank
-
Jejak Karmila Muhidin Diwarnai Isu Nepotisme: Gagal di Pileg, Mulus Jadi Komisaris Bank Kalsel
-
Gaya Hedon Putri Novin Karmila Bikin Ibu Jadi Koruptor, Minta Beli Tas Sepatu Mewah hingga BMW X1
-
Penunjukan Anak Gubernur Kalsel Picu Isu Nepotisme, Apa Tugas Komisaris Non-Independen?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Pesanan Genteng Melonjak, Pengrajin Majalengka Rasakan Dampak Program Gentengisasi
-
Hadapi Lonjakan Transaksi Lebaran, BRI Optimalkan Kantor Cabang dan Layanan Digital
-
Presiden Beri Arahan pada Danantara Indonesia untuk Perkuat Fondasi Pembangunan Ekonomi Nasional
-
Zulkifli Hasan: Tumpukan Sampah di TPST Bantargebang Seperti Gedung 17 Lantai
-
Karyawan SPBU Dibekap, Diikat, dan Dipukuli Komplotan Perampok