SuaraBekaci.id - Jumlah tabung oksigen di pasaran Bandung mulai menipis. Sebanyak 100 tabung oksigen habis dalam waktu 5 hari, biasanya 1 bulan.
Tak hanya itu harga tabung oksigen naik 2 kali lipat dan tabung oksigen langka. Permintaan oksigen saat ini terus melonjak seiring menikatnya kasus harian Covid-19.
Diri Arianto, pemilik agen RFG Isi ulang oksigen di kawasan Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, mengaku sedang mengalami krisis soal isi ulang oksigen.
Krisis tersebut, kata Diri, lantaran jumlah permintaan isi ulang oksigen yang meningkat tak sebanding dengan ketersediaan cairan likuid .
Hal tersebut dikarenakan pabrik membatasi pengisian ulang oksigen ke tabung berukuran besar (6 kubik) terhadap setiap agen.
"Permintaan meningkat hampir 100 persen, karena sebelumnya kita stok 100 tabung besar bisa untuk dua bulan, ini sekarang tiga sampai lima hari juga sudah habis," kata Diri, ketika ditemui di RFG isi ulang Oksigen di Jalan A.H Nasution, Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Senin (28/6/2021).
"Belum lagi sekarang pelanggan datang sendiri ke sini buat isi ulang, sedangkan pabrik membatasi agen," lanjutnya.
Kepada Ayobandung.com, Diri bercerita permintaan isi ulang oksigen mulai meningkat sejak dua minggu lalu.
Dia juga tak bisa memungkiri, bahwa lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bandung berpengaruh terhadap permintaan oksigen, baik dari individu maupun instansi, seperti klinik dan rumah sakit.
Baca Juga: Stok Makin Menipis, Warga Mulai Berebut Tabung Oksigen
"Umpama kita jualan cuma 150, tapi kini bisa 400 sampai 500 tabung kecil ukuran satu kubik per harinya," tutupnya.
Tag
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Bantu Lansia Tetap 'Ngebul', Presiden Prabowo Bagikan Becak Listrik Gratis di Bekasi
-
BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pelaku Kekerasan Seksual Dapat Surat Pembebasan Bersyarat Jelang HUT RI
-
Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel
-
Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas