SuaraBekaci.id - Akhirnya Nikita Mirzani pro korban pelecehan seksual Gofar Hilman. Sampai kini ada 8 perempuan korban pelecehan seksual Gofar Hilman.
Nikita Mirzani sebelumnya sempat berpendapat, korban pelecehan seksual Gofar Hilman juga mau dilecehkan. Namun kini Nikita Mirzani menilai pelecehan seksual Gofar Hilman sangat trauma.
Sebagai sesama perempuan, janda tiga anak itu tak ingin mengalami kejadian seperti itu.
Hal itu disampaikan janda anak tiga ini di kanal YouTube Opra Entertainment 'Nikita Mirzani Hampir 2 Tahun Tidak Berhubungan S3ksual' yang diunggah pada 24 Juni 2021.
"Jadi sebetulnya gue pun berdiri di sebelah korban pasti, karena dia perempuan juga. Kalau dia mengalami trauma gue bisa merasakan itu. Pasti pun gue akan mengalami hal yang sama trauma," kata Nikita Mirzani.
Kendati begitu, Nikita Mirzani masih mempertanyakan langkah si koran.
Ia merasa bingung, setelah tiga tahun berlalu perempuan itu baru mengungkap ke publik.
Jika benar si korban mengalami trauma, seharusnya bisa dihilang dalam jangka waktu setahun. Tak perlu meninggu hingga tiga tahun.
"Tapi balik lagi kenapa sih baru dibuka sekarang? Tiga tahun lalu (kejadiannya). Kalau kita ngomongin trauma seharusnya setahun dengan pengobatan segala macam harusnya bisa terselesaikan," ungkapnya.
Baca Juga: Nikita Mirzani Sarankan Gofar Hilman dan Korban Pelecehan Bertemu
"Tapi kenapa setelah tiga tahun ini baru dimunculkan sampai akhirnya terjadi seperti ini," sambung mantan istri Dipo Latief itu.
Kendati begitu, Nikita Mirzani enggan menduga-duga atau memihak salah satu pihak. Ia menyarankan agar Gofar Hilman dan perempuan yang mengaku sebagai koran bermusyarah agar menemukan titik terang.
"Makanya yang enak itu kita dengerin dua belah pihak bertemu sebetulnya. Mediasi, coba musyawarah baik-baik, bisa kok semua ini diselesaikan dengan baik-baik," tuturnya.
Binyang film Nenek Gayung ini menyakini ke dua belah pihak sama-sama merasa tertertekan. Menurut Nikita Mirzani tak ada pihak yang diuntung dalam kasus tersebut.
"Gofar pun sekarang lagi terpuruk, terpuruk banget, dia terguncang banget. Si korban pun mungkin merasakan hal yang sama, dia pun terguncang, dia pun malu, dia pun akhirnya speak up membutuhkan kekuatan yang super," ujarnya.
Agak tak publik berhenting berspekulasi atau menyalahkan salah satu pihak, alangkah baiknya jika diselesaikan fenfan cara musyawarah.
Berita Terkait
-
Lagi Dipenjara, Nikita Mirzani Masih Bisa Ledek Richard Lee yang Kini Jadi Tersangka
-
Richard Lee Diperiksa Polisi, Dokter Detektif Mendadak Muncul di Polda Metro Jaya Tuntut Penahanan
-
Kaleidoskop 2025: Deretan Artis Masuk Penjara, dari Nikita Mirzani hingga Onadio Leonardo
-
Hukuman Nikita Mirzani Diperberat: Vonis Banding Naik Jadi 6 Tahun?
-
Kaleidoskop 2025: Kasus Artis Terheboh yang Menyita Perhatian Publik
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
Terkini
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura