SuaraBekaci.id - Ada kabar aksi bunuh diri massal saat vonis Habib Rizieq Shihab. Isu itu muncul dalam poster ajakan bunuh diri massal jelang vonis Habib Rizieq Shihab (HRS). Poster itu setidaknya dibagikan oleh pegiat media sosial Eko Kuntadhi, pada Kamis kemarin.
Poster tersebut berisi seruan kepada umat Islam agar lakukan bunuh diri massal demi membuktikan Habib Rizieq dicintai muslim di Indonesia.
Tak butuh waktu lama, netizen langsung geger dengan temuan poster ajakan bunuh diri massal jelang vonis Habib Rizieq Shihab itu. Untuk diketahui, sidang sendiri berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Di mana Habib Rizieq akhirnya divonis 4 tahun penjara atas kasus pemalsuan data di RS Ummi, Bogor.
Netizen ramai komentari bunuh diri massal demi HRS
Dalam cuitan salah seorang akun yang kemudian populer, nampak banyak netizen yang mengolok-olok isi dari poster tersebut.
“Sudah ada yang siap bunuh diri massal. Saya sih setuju banget,” kata akun Yusuf Dumdum.
Postingannya langsung ramai dikomentari netizen. “Lebih cepat lebih baik, lebih banyak lebih baik,” sahut akun Anto Boelle.
“Bagus, ini termasuk seleksi alam, kalau aku sih yes,” kata akun lain Adit CM.
Meski begitu ada pula sejumlah netizen yang meragukan keaslian poster itu. Ada yang menduga bisa saja itu hanya sekadar propaganda yang dibuat orang yang tak suka dengan HRS untuk memancing keributan.
“Itu sih akal-akalan rezim aja, hoaks pasti,” kata akun Syaifur Rahman.
Baca Juga: Ngebet Nikah Tapi Tak Punya Pasangan, Imam Pilih Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
“Lu yang bikin lu juga yang sorakin, dasar cebong jamban,” kata akun Dubalang9.
Sementara itu, kuasa hukum Habib Rizieq Shihab menyampaikan bahwa adanya poster yang beredar terkait seruan umat Islam bunuh diri massal demi membuktikan HRS dicintai muslim di Indonesia adalah hoaks atau kabar bohong.
Seruan tersebut beredar jelang sidang agenda vonis terhadap Habib Rizieq berserta kedua terdakwa lainnya yakni Habib Hanif Alatas dan Andi Tatat di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
“Wah hoaks itu,” kata salah satu kuasa hukum Habib Rizieq, Ichwan Tuankotta saat dikonfirmasi.
Namun, Ichwan tak menanggapi lebih jauh terkait poster seruan bunuh diri massal tersebut. Ia hanya menyebut bahwa seruan tersebut merupakan kabar bohong alias hoaks.
Dilihat dari isi poster tersebut, tampak narasi bertuliskan ‘Seruan Mati Sahid’. Selain itu, juga tertera kalimat yang menyinggung Menkopolhukam Mahfud MD.
Tag
Berita Terkait
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Bom Bunuh Diri Meledak Tewaskan 14 Orang di Lembah Swat
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
-
Kasus dr Icha Meninggal Karena Apa? Kini Keluarga Lapor Polisi
-
Piala Dunia, Pemerasan Ekonomi, Judi dan Nyawa yang Dipertaruhkan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Peduli Dampingi UMKM Desa Brilian Hargobinangun agar Makin Berdaya dan Naik Kelas
-
Danantara dan BRILink Agen, Gerakkan Ekonomi hingga Pelosok Negeri
-
BRI Pimpin Sinergi Himbara di Danantara Housing Expo 2026, Dorong Akses KPR Masyarakat
-
Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan
-
BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak