SuaraBekaci.id - Cara daftar vaksinasi COVID-19 atau vaksinasi massal COVID-19 di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi. Cara vaksinasi massal di Kota Bekasi ini di Stadion Patriot Chandrabaga khusus untuk warga Kota Bekasi.
Pemerintah Kota Bekasi mengadakan kegiatan vaksinasi massal untuk merespons antusiasme masyarakat Kota Bekasi sekaligus mempercepat terbentuknya kekebalan komunal atau herd immunity di wilayah ini.
Kepala Bagian Humas Kota Bekasi Sayekti Rubiyah menjelaskan bahwa pihaknya turut menggandeng IDI Kota Bekasi, serta 41 rumah sakit swasta dan rumah sakit daerah serta puskesmas yang ada di Kota Bekasi, untuk membantu proses vaksinasi massal tersebut.
"Pemerintah Kota Bekasi juga telah mempersiapkan berbagai mekanisme vaksinasi agar proses dapat berjalan lancar, aman, tertib dan sehat serta melindungi masyarakat," kata dia dalam keterangan resminya, Selasa siang.
Berikut Tata Cara Vaksinasi Massal di Kota Bekasi
- Bagi warga Kota Bekasi yang ingin mengikuti vaksinasi dapat mendaftarkan diri di puskesmas pada wilayah tempat tinggalnya.
- Warga dapat mendaftarkan diri dan petugas akan membantu melakukan proses pendataan serta screening (dengan membawa identitas diri KK dan KTP).
- Sehari sebelum hari pelaksanaan warga melakukan screening kesehatan dan melakukan rapid antigen di Puskesmas wilayah masing-masing.
- Setelah proses berikut warga akan dapatkan informasi lanjutan mengenai jadwal vaksinasi dan keterangan lengkap dari petugas.
- Saat mendatangi lokasi Vaksinasi yang bertempat di Stadion Patriot Chandrabaga, warga menunjukan bukti Screening dari puskesmas.
- Setelah menunjukan bukti screening dan menunjukan KTP warga dapat melakukan tahapan vaksinasi.
Berita Terkait
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Laris Manis! Lelang 71 Motor Dinas Pemkab Karawang
-
Pemerintah Lelang Enam Proyek PSEL, Ini Lokasinya
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun
-
Candaan Berujung Masalah? Kenali Batasan Humor Agar Tak Berakhir Jadi Pelecehan