SuaraBekaci.id - Anak anggota DPRD Kota Bekasi yang menjadi tersangka kasus pemerkosaan, AT (21) menyerahkan diri ke Polres Metro Bekasi Kota pada Jumat (21/5/2021). AT menyerahkan diri usai dijemput oleh Kuasa Hukum Ibnu Hajar Tanjung, ayahnya, di Bandung pada Kamis (20/5/2021) malam.
Kuasa Hukum Ibnu Hajar Tanjung, Bambang Sunaryo mengatakan AT semula menghubungi pihak keluarga. Lalu, dia dijemput di tempat temannya di wilayah Cicaheum, Bandung.
"Jadi proses penyerahan kita ambil ke Bandung di (daerah) Cicaheum, berangkat malam jam 9-an lah (pukul 21.00 Kamis 20 Mei 2021), jam 4 pagi kita sampai Bekasi," katanya.
"Di tempat kawannya," sambung Bambang.
Saat bertemu, kata dia, AT sempat berkonsultasi mengenai kasusnya. Lalu, dia diberikan pandangan hukum oleh Bambang.
"Sebelum kita serahkan dia konsultasi dulu bagaimana nantinya. Ya masalah harus dihadapi, dijelaskan kepada penyidik apa yang dialami, apa yang dilakukan, jangan ditutup-tutupi artinya semua proses hukum bisa berjalan lancar," kata Bambang.
Setelah mendapatkan pemaham tersebut, AT diserahkan langsung ke Polres Metro Bekasi Kota oleh Bambang bersama dengan ayah AT, Ibnu Hajar Tanjung sekitar pukul 04.30 WIB.
Saat ini, AT masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Bekasi Kota.
"Sedang dalam pemeriksaan (polres bekasi kota), kondisi sedang baik baik saja," katanya.
Baca Juga: Perkosa ABG, Anggota DPRD Bekasi IHT Akhirnya Serahkan Anaknya ke Polisi
Dia berharap, proses hukum dapat berjalan dengan baik sehingga dari pihak korban maupun pelaku mendapatkan keadilan hukum.
"Harapannya proses hukum diserahkan dengan baik, kedua harapannya proses hukum ini menganut asas praduga tidak bersalah terus untuk mencapai betul-betul keadilan yang dia dapatkan baik keadilan untuk korbannya, maupun keadilan untuk pelakunya," jelasnya.
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit
-
PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi
-
Polisi Disebut Sulit Memahami Korban, Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli di Madina Berlarut-larut
-
Diperkosa di Tempat Kerja, Buruh Tuli di Sumatra Kini Menganggur dan Hidup dalam Trauma
-
Diperkosa Saat Bekerja di Kebun Sawit, Buruh Tuli Justru Di-PHK dan Pelaku Belum Ditangkap
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan
-
Kekeringan Melanda Bekasi: Ini Cara Warga Dapatkan Bantuan Air Bersih Gratis
-
Israel Bunuh Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober
-
Lautan Manusia di Kota Bekasi Rayakan Tahun Baru Islam
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia