SuaraBekaci.id - D (42), ayah dari PU (15), remaja putri yang diduga menjadi korban pemerkosaan anak dari anggota DPRD Kota Bekasi berinisial AT (21) mempertanyakan kinerja kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota.
D mengaku merasa kecewa karena hingga kini AT masih belum ditangkap. Dia menilai bahwa penanganan kasus tersebut terkesan jalan di tempat.
"Ini kekecewaan saya sebagai pihak korban, mulai mempertanyakan, kenapa sampai stuck (terhenti) di tempat seperti ini," katanya di Mapolres Metro Bekasi Kota, Rabu (19/5/2021).
D menambahkan, dirinya memastikan bahwa pelaku adalah anak dari anggota DPRD Kota Bekasi.
"Saya katakan betul, dan memang sudah ada pemanggilan dari orang tua pelaku sebagai anggota DPRD Kota Bekasi," katanya.
Dia berharap pihak kepolisian untuk tegas dan dapat menjalankan tugas dengan baik tanpa berpihak pada siapapun.
"Saya menuntut tegas dari kepolisian menjalankan tugasnya secara independen di bawah (tanpa) tekanan dan netral untuk membuktikan di mata hukum," tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari memastikan pihaknya akan memanggil paksa terduga pelaku pencabulan AT (21).
"Kami akan cari, dan tetap kami akan cari dan kami akan memaksa untuk datang ke Polres Metro Bekasi Kota," Rabu, (19/5/2021).
Baca Juga: Polisi Buru Anak Anggota DPRD Kota Bekasi Tersangka Kasus Pemerkosaan
Sebelumnya, AT dilaporkan orang tua PU ke Polres Metro Bekasi Kota atas dugaan kasus pemerkosaan. Laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: LP/971/J/2021/SPKT/Restro Bekasi Kota.
Dia telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 6 Mei 2021. Saat ini, polisi melakukan pengejaran terhadap AT.
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi
-
Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi
-
Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan
-
Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata
-
Viral Kuburan Dibongkar Paksa di Bekasi, Buntut Saling Ejek Hasil Pilkades
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi