SuaraBekaci.id - Warga Bekasi Barat dibuat geger dengan adanya maling yang menggasak barang sekaligus melakukan pemerkosaan kepada bocah berusia 15 tahun. Anak di bawah umur itu diperkosa saat sedang bermain TikTok di ruang tamu rumahnya.
Ayah tiri bocah di bawah umur sekaligus pemilik rumah, DP (41) mengatakan, dia mendapatkan informasi rumah dibobol maling dan anaknya diperkosa pada Sabtu (15/5/2021) pukul 05.37 WIB. Dia pun langsung pulang dari kantor menuju ke rumahnya.
Kepada DP, istrinya menyatakan kalau maling itu diduga masuk ke dalam rumah melalui lubang angin yang berada di belakang rumah. Kemudian, maling itu menggasak sejumlah uang dan dua unit handphone.
"Memang ada lubang angin yang terbuka, dan pintu belakang pun udah terbuka," katanya.
Sementara itu, anaknya mengaku diperkosa sang maling.
"Jadi anak saya bilang pelaku itu masuknya dari lubang angin, dari lubang angin kemudian membekap anak saya dan terjadilah hal hal yang tidak diinginkan lalu pergi melalui pintu belakang," keterangan korban kepada ayahnya.
Pemerkosaan terjadi karena pelaku mengancam membunuh korban jika melakukan perlawanan dan berteriak. Korban juga tidak melihat wajah pelaku karena dibekap dari belakang.
"Anak saya itu karena dibekap dan tidak sempat melihat wajah pelakunya, ya kan dapat ancaman ingin dibunuh oleh si pelaku ini, jadi anak saya ketakutan nangis ya drop sempat depresi," jelasnya.
Korban melalui ayahnya mengaku, pelaku tidak membawa senjata tajam namun tetap memberikan ancaman pembunuhan.
Baca Juga: Pasien Covid-19 Diperkosa Perawat di Rumah Sakit hingga Meninggal Dunia
"Diancam tidak sajamnya (senjata tajam) , cuma posisinya anak saya tidak melihat (posisi korban sedang tengkurep), jadi cuma mendengar bahwa anak saya ingin dibunuh apabila teriak," jelasnya.
Sementata itu Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Heri Purnomo telah menemukan sejumlah barang bukti berupa seprai dan pakaian korban dengan bercak darah yang menempel.
"Dari TKP kita berhasil mengamankan seprei yg ada noda darah. Kemudian pakaian korban yang ada bekas darahnya juga, nanti kita akan cek lebih lanjut terkait visum. Apakah ada luka juga. Kemudian kita juga masih menggabungkan data di lapangan dan kondisi riilnya," katanya.
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Kali Bekasi Kembali Hitam dan Berbusa, Diduga Tercemar Limbah
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Massa Bergerak Geruduk Rumah di Bekasi Cari MC Booth Miras Acara The Sound Project
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Hati-hati Terjebak Macet! Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi di Jakarta Terjadi Hari Ini
-
Setelah Hampir 10 Tahun Merantau, Yuni Lestari Akhirnya Dipertemukan dengan Ibunya oleh BRI
-
BRI Perkuat Koneksi Finansial Indonesia-Taiwan melalui BRImo Taiwan
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026