SuaraBekaci.id - Aktris sekaligus model Gal Gadot banjir kritik usai memberikan tanggapan mengenai konflik Israel-Palestina. Hal itu dia sampaikan melalui akun twitternya.
Gal Gadot menyatakan bahwa dirinya sedih karena negaranya, Israel sedang berperang. Dia khawatir dengan kondisi keluarga, teman-teman, dan masyarakat Israel secara keseluruhan.
Pemeran Wonder Woman ini juga menyampaikan, bahwa konflik itu terjadi terlalu lama. Selain itu, dia menilai Israel berhak merdeka.
"Ini adalah lingkaran setan yang telah berlangsung terlalu lama. Israel berhak hidup sebagai bangsa yang merdeka dan aman. (Negara-negara) tetangga kami juga memiliki hak yang sama," ujarnya dilansir dari terkini.id -- jaringan Suara.com.
Dia berharap agar konflik Israel-Palestina dapat segera berakhir.
"Saya berdoa semoga para pemimpin dapat menemukan solusi agar kita (Israel dan Palestina) dapat hidup berdampingan dengan damai. Saya berdoa untuk hari yang lebih baik," sambungnya.
Atas pernyataannya itu, Gal Gadot menjadi trending di Twitter.
Beragam kritik warganet muncul atas hal tersebut.
"Enak aja live side by side in peace. Yang bikin gak peace aja elu, minggir dulu ato gak ilang aja dulu, baru peace," kata Sukmaprilia.
Baca Juga: Profil Gal Gadot: Diserbu Warganet usai Komentari Konflik Israel-Palestina
"Ironisnya, sampean nih memerankan tokoh pahlawan di dalam film, namun di dunia nyata? Hal pertama yang harus Anda ingat adalah kau tak memiliku negara. Negara yang kau maksud itu adalah koloni. Kau berbicara untuk penjajah. Sebagai tambahan, tak ada perang, yang ada itu genosida," kata Afrkml.
Selain kritikan-kritikan itu, nampak nuga banyak yang menyumpahi Gal Gadot dan menyindir bahwa ia tak berani membuka kolom komentar karena khawatir tak ada yang mendukung.
Berita Terkait
-
Film The Runner Hanya Raih Skor 9%, Jadi Film Terburuk Gal Gadot
-
The Runner: Gal Gadot Ngebut Lari, Filmnya Gagal Bikin Penonton Ikut Tegang
-
Warga Israel Serang Masjid Nur al-Din Zanki di Nablus
-
Perjuangkan Hak Rakyat Palestina, Asia Pacific Coalition for Quds and Palestine Buka Markas di RI
-
Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
MUI Bekasi Dorong Pendekatan Ini Lindungi Remaja dari Pergaulan Menyimpang
-
Warga Jakarta Gelar Salat Istisqa Minta Turun Hujan
-
Transformasi Mulai Berdampak, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun hingga Juni 2026
-
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas