SuaraBekaci.id - Politikus PSI Muannas Alaidid memberikan tanggapan soal telah berdamainya Nawir (23) dan Roni Octavianto (46) yang sempat berselisih pada peristiwa jemaah dilarang pakai masker di Masjid Al Amanah Bekasi beberapa waktu lalu.
Pria yang juga merupakan seorang pengacara ini mengharapkan agar proses hukum terkait dengan pelanggaran protokol kesehatan tetap berlanjut.
"Berdamai boleh, mau dipromosikan sebagai duta apapun silahkan, tapi hukum mestinya tegak lurus, apalagi tindak pidana protkes (protokol kesehatan) bukan delik aduan ancaman juga di bawah satu tahun, mestinya diteruskan aja proses hukumnya," kata Muannas melalui cuitan di akun twitternya, Rabu (5/5/2021) malam.
Muannas mengatakan, diperlukan ketegasan dalam situasi pandemi yang telah memakan biaya begitu besar.
"Perlu ketegasan ditengah situasi pandemi hari ini yang sudah memakan biaya begitu besar," ujarnya.
Sudah Berdamai dan Dijadikan Duta Prokes
Sebelumnya, pria berkemeja merah pada video viral warga diusir karena pakai masker dari Masjid Al Amanah Bekasi menjadi sorotan warganet.
Karena, pria tersebut terlihat membentak dan menarik paksa masker milik warga bernama Roni Octavianto (46) saat berada di masjid tersebut.
Kekinian, pria berkemeja merah yang tampak menunjuk-nunjuk warga tersebut diketahui bernama Nawir. Nawir menyampaikan permohonan maaf atas perbuataannya kepada Roni.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Bekasi Kamis 6 Mei 2021
Dia mengaku telah dipertemukan dengan Roni di Polsek Mendan Satria terkait dengan tindakannya beberapa waktu lalu itu.
Nawir menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya yang terlihat arogan beberapa waktu lalu. Hal itu dia sampaikan dalam konferensi pers di Masjid Al Amanah, Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat.
"Untuk semua masalah yang terjadi di sini, Alhamdulillah tadi saya dan Pak Roni sudah menyelesaikannya di Polsek dan pada media adapun dari pembicaran saya kemarin yang arogansi saya minta maaf, karena saya juga manusia, manusia yang penuh khilaf, saya meminta maaf kepada warga dan juga para netizen," kata dia di hadapan Roni, Rabu (5/5/2021).
Roni (46) mengaku telah memaafkan Nawir. Dirinya juga telah menyampaikan bahwa tidakan Nawir saat itu tidak dibenarkan.
"Sore ini, tadi saya sudah sampaikan ke mas Nawir, beliau kemarin arogansi sekali, sudah kita sampaikan sudah ketemu sama pak Ustadz Abdurahman (ketua DKM), itu tidak benar, perlakuan mereka yang ada di masjid ini," kata Roni.
Kedepannya, Roni berharap agar Nawir bersedia menjadi duta prokes.
Berita Terkait
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas
-
Kasus Whip Pink Seret Influencer ZNM dan YouTuber RV, Ketua Patron Bilang Begini
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699