SuaraBekaci.id - Peristiwa jemaah dilarang pakai masker di Masjid Al Amanah Bekasi sempat membuat heboh hingga dikomentari berbagi pihak. Kekinian, beredar video yang menunjukkan masker jemaah bernama Roni Octavianto ditarik secara paksa.
Video tersebut dibagikan akun twitter Rudi Valinka @kurawa dalam sebuah utasan.
Pada cuitan ke 12 di utasan tersebut, diunggah potongan video yang belum beredar. Terlihat perdebatan hingga pencabutan masker dari wajah Roni Octavian oleh pemuda yang menggunakan kemeja berwarna merah yang disebut bernama Nawir.
"Mau lu apa?. Buka masker apa susahnya?," tanya pemuda yang menggunakan kemeja tersebut sambil menunjuk-nunjuk Roni.
Lalu, seorang pria yang menggunakan kemeja batik melerai perdebatan tersebut.
"Lu percaya nggak sama Alquran? gua tanya. Lu percaya nggak sama ayat Alquran?," tanya pemuda tersebut.
"Mau lu apa, kalau lu gamau ikutin aturan, lu ikutin aturan di sini, lah lu keluar," kata Nawir sambil menarik masker dari wajah Roni.
Roni pun bangkit dari duduknya namun tak sampai berdiri. Dia hanya berlutut dan mendekati pemuda tersebut.
Lalu, dia berjalan ke arah istrinya untuk meminta masker.
Baca Juga: Mudik Dilarang, Supir Bus Bekasi Dikasih Duit: Lumayan Beli Kue Lebaran
"Saya mau pakai, saya mau tetap di sini," kata Roni pada video tersebut.
Sebelumnya, Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat membenarkan peristiwa pengurus masjid usir warga yang salat pakai masker. Dia mengatakan, peristiwa itu terjadi Masjid Al Amanah, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, pada Selasa (27/4/2021).
Menurut Kompol Agus Rohmat, dirinya sudah sering menegur pengurus masjid setempat. Selain itu memberikan masker dan disinfektan.
Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rahmat membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, peristiwa itu terjadi Masjid Al Amanah, Kelurahan Medansatria, Kecamatan Medansatria pada Selasa (27/4/2021).
"Betul pak, Pengurus mesjid ini Ustad Abdurohman sering saya tegur, kami kasih masker dan disinfektan, waktu itu sudah ada perubahan, kemarin ada kejadian ini saya kaget juga, dan pada saat itu saya langsung tegur dan saya mediasi kedua belah pihak," katanya saat dikonfirmasi SuaraBekaci.id, Minggu (2/5/2021).
Sudah Meminta Maaf
Berita Terkait
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya
-
KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi
-
Taksi Listrik Pemicu Tabrakan Beruntun Kereta? Ini Pernyataan Resmi Perusahaan
-
Petugas Gantian Potong Gerbong KRL, Ada 3 Penumpang Terjepit
-
Buntut Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Pemkot Akan Razia Seluruh Tempat Penitipan Anak