- Tim SAR gabungan mengevakuasi tiga penumpang yang terjepit akibat tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi.
- Proses evakuasi dilakukan dengan memotong besi gerbong menggunakan peralatan berat agar kondisi fisik korban tetap stabil.
- Insiden tabrakan kereta terjadi pada Senin malam mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan korban lainnya selamat.
SuaraBekaci.id - Sebanyak tiga penumpang masih terjepit dan petugas tim SAR gabungan menerapkan skema bergantian untuk menyelamatkan korban dengan memotong besi rangkaian gerbong KRL di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, pada Selasa pagi 05.53 WIB
Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam video yang diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan personel Basarnas dan tim SAR gabungan menggunakan peralatan ekstrikasi berat untuk memotong bagian-bagian rangkaian KRL yang menahan tubuh korban.
"Kami melibatkan personel yang memiliki kemampuan khusus ekstrikasi. Proses evakuasi berjalan simultan dengan penanganan medis di lokasi agar kondisi fisik korban yang masih terhimpit tetap stabil selama proses penyelamatan," kata dia.
Dia mengungkapkan mereka harus penuh kehati-hatian dan bekerja secara efektif karena ruang gerbong KRL sempit, mengingat sebagian dari kepala KA Agro Bromo masuk ke dalamnya.
Dengan begitu, lanjutnya, bagian dalam gerbong KRL itu hanya bisa memuat maksimal sebanyak 25 petugas SAR termasuk tenaga medis.
"Yang pasti kita bekerja non-stop tidak ada jeda. Personel yang akan kita ganti dari luar masuk ke dalam gerbong, kemudian di dalam kita bergantian. Dan tentunya yang kita libatkan adalah personel-personel yang memang memiliki kemampuan untuk ekstriksasi. Itu yang utama," ucapnya.
Insiden maut ini terjadi pada Senin (27/4) malam pukul 20.55 WIB, melibatkan KA Argo Bromo Anggrek nomor perjalanan 4 rute Gambir - Surabaya Pasar Turi yang bertabrakan dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST).
Tim SAR dari lokasi kejadian melaporkan sampai Selasa pukul 05.11 WIB masih terdapat tiga dari tujuh orang penumpang yang terjepit di dalam rangkaian gerbong KRL nomor 8 yang merupakan gerbong khusus wanita.
Adapun tiga orang penumpang yang terjepit berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, terakhir adalah seorang perempuan berinisial S (26) tahun dan langsung dibawa ke RSUD Bekasi untuk tindakan medis.
Baca Juga: Puncak Arus Libur Paskah 2026: Ribuan Orang Tinggalkan Jakarta
Sementara itu total korban meninggal dunia saat ini tercatat sebanyak lima orang.
Selain evakuasi korban, tim SAR juga melakukan prosedur pencarian ke seluruh sudut gerbong KRL untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.
Seluruh barang milik penumpang yang ditemukan akan dikumpulkan untuk diserahkan kepada pihak kepolisian.
Perkembangan proses evakuasi penumpang tersebut akan diperbaharui setiap dua jam sekali. Hal ini sebagaimana disampaikan Direktur PT. KAI Bobby Rasydin yang mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) Dudhy Purwaghandy dan Kepala Basarnas Mohammad Syafii kepada para pewarta dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi
-
Mobil Damkar Hantam 6 Kendaraan Sekaligus di Cakung
-
Bantu Lansia Tetap 'Ngebul', Presiden Prabowo Bagikan Becak Listrik Gratis di Bekasi
-
BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pelaku Kekerasan Seksual Dapat Surat Pembebasan Bersyarat Jelang HUT RI