SuaraBekaci.id - Takmir Masjid Al Amanah Bekasi Ustadz Abdurahman ZR memberikan klarifikasi. Dia angkat bicara terkait dengan video viral takmir masjid larang warga pakai masker.
Dilansir dari Terkini.id -- jaringan Suara.com, video klarifkasi atas perisitwa yang telah berujung damai tersebut dibagikan pengguna Twitter Namaku_Mei.
Pada video tersebut, Ustadz Abdurahman mengatakan bahwa peristiwa yang viral itu hanya salah paham antara pihaknya dengan jemaah Roni Octavianto.
"Salah paham aja. Sudah penyelesaian dalam perdamaian. Kemarin miskomunikasi aja," kata Ustadz Abdul Rahman.
Dia juga menjelaskan terkait dengan kronologis peristiwa tersebut.
"Aku awalnya meminta, pak jangan pakai masker. Agak sedikit arogan lah," katanya.
Lantaran jemaah itu berbeda pendapat, ia pun meminta agar persoalan tersebut diselesaikan di Polsek setempat.
"Gini aja dah, nanti penyelesaiannya di Polsek," ujarnya.
Dirinya berpandangan bahwa setiap orang yang hendak masuk masjid untuk salat pastinya sudah berwudhu. Dengan wudhu, kata Abdul, pastinya seluruh tubuh pasti sudah bersih.
Baca Juga: Fakta Takmir Masjid Usir Jemaah Bermasker, Berujung Minta Maaf
"Saya berpikir begini, kalau prokes mereka masuk di samping mencuci tangan mereka berwudhu, jangan asal-asal masuk (masjid). Setiap berwudhu pasti itu semuanya membersihkan," katanya.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan sebuah video takmir masjid melarang, menegur, bahkan membentak warga yang memakai masker di dalam masjid.
Pada video yang beredar, nampak 5 orang yang sedang berdebat yakni tiga pengurus masjid serta satu laku-laki dan satu perempuan yang ingin salat di masjid tersebut.
Salah seorang takmir masjid yang belakangan diketahui bernama Ustaz Abdul Rahman tersebut membentak pria yang hendak salat itu dan memintanya agar jangan memakai masker dalam masjid.
"Jangan pakai masker, ini kan masjid. Jadi kita emang ada perbedaan antara masjid dengan pasar," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Dirut PT Migas Kota Bekasi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi KSO Pertamina EP Rp2 Triliun
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Aksi Ekstrem Jambret Pakai Kawasaki Ninja, Rampas HP Pakai Dua Tangan
-
BRI Dorong Penyuluh Antikorupsi Jadi Teladan Integritas di Tempat Kerja
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026