SuaraBekaci.id - Pria yang diusir karena menggunakan masker di dalam Masjid Al Amanah Bekasi tidak menempuh jalur hukum. Pria bermasker dan pengurus Masjid Al Amanah Bekasi sepakat untuk menyelesaikan perselisihan tersebut secara kekeluargaan.
Kapolsek Medan Satria Kompol Agus Rohmat menjelaskan, kedua belah pihak warga yang sempat berselisih telah melakukan pertemuan. Mereka kemudian membuat pernyataan yang disaksikan pihak kepolisian.
Wakapolres Metro Bekasi Kota AKPB Alfian Nurrizal juga mengatakan, bahwa pihaknya telah merespon peristiwa tersebut.
"Sudah kita respon dan selesai dengan mufakat, ada pernyataannya," katanya saat dihubungi.
Kedua belah pihak tersebut yakni Ketua pengurus Masjid Al Amanah Adbudrahman ZR dan pria bermasker bernama Roni Octavianto.
Terdapat empat poin kesepakatan pada mediasi tersebut.
Pertama, Abudurahman selaku ketua pengurus masjid menyadari dan meminta maaf atas tindakan yang dilakukan kepada Roni Octavianto pada saat melakukan peneguran yang arogansi.
Kedua, Roni Octavianto menerima permintaan maaf Abdurahman dan bersedia menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah kekeluargaan dan di luar proses hukum.
Ketiga, Abdurahman berjanji akan mengizinkan semua masyakarat yang akan melaksanakan sholat di dalam masjid A Amanah dengan menggunakan masker. Karena, penggunakan masker adalah salah satu protokol kesehatan yang diatur pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Baca Juga: Polisi Tegur Pengurus Masjid di Bekasi yang Usir Warga Salat Pakai Masker
Keempat, dengan adanya kesepakatan untuk menjalankan prokes di Masjid Al Amanah maka kedua belah pihak tidak ada lagi tuntutan dan gugatan sampai ke proses hukum yang berlaku di negara Republik Indonesia.
Surat tersebut dibuat pada hari terjadinya peristiwa tersebut yakni Selasa (27/4/2021). Surat itu ditandatangani kedua belah pihak lengkap dengan materai Rp 10 ribu.
Berita Terkait
-
Sangat Butuh Air Bersih! Warga Bantargebang Tagih Kepastian Waktu Perbaikan Sumur Artesis
-
Warga Bantargebang Keluhkan Bantuan Air BPBD: Dua Tangki Kurang, Butuhnya 10!
-
Tarif Kamar Hotel Tempat Gubernur Rudy Masud Sarapan, Tembus Rp43 Juta per Malam
-
Sumur Rusak Sebulan Lebih, Warga Bantargebang Terpaksa Beli Air hingga 10 Galon Sehari
-
Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
DPP Gempar Tegaskan Hillary Brigitta Lasut Sah Pimpin Panitia Natal Nasional 2026, Ini Dasarnya
-
Berkat Inovasi Digital dan Layanan Nasabah, BRI Raih 36 Penghargaan di TBCCI 2026
-
4 Laporan Masuk, 1 Jadi Tersangka Kasus Asusila di Pesantren Bekasi
-
Operasi Sarang Narkoba di Bekasi: Komplotan 'Paman' dan 'Macan' Tak Berkutik
-
Kepergok Istri Sah di Rumah Sakit, Kedok Hakim Nikah Siri Akhirnya Terbongkar