SuaraBekaci.id - Poltiikus PDI Perjuangan Dewi Tanjung mengkritik pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon soal peristiwa Eks Sekretaris FPI Munarman ditangkap Densus 88 Antiteror.
Dewi Tanjung pun menyebut Fadli Zon polisi kurang kerjaan. Dewi Tanjung menyampaikan hal itu menanggapai pernyataan Fadli Zon yang menganggap penangkapan Munarman karena terlibat terorisme mengada-ada dan kurang kerjaan.
"Inilah politisi kurang kerjaan yang selalu nyinyir membela para perusuh dan teroris," kata Dewi Tanjung melalui akun @DTanjung15.
Dia menilai bahwa sehaursnya Fadli Zon dipecat dari jabatannya sebagai anggota DPR RI.
Karena, Dewi Tanjung menilai Fadli Zon mendukung terorisme dan radikalisme.
"Harusnya si Fadli zonk ini di PECAT dari kursi Anggota DPR RI karna mendukung Terorisme dan Radikalisme," demikian cuitan Dewi Tanjung.
Sebelumnya, Fadli Zon mengaku tidak percaya Munarman terlibat terorisme.
"Saya mengenal baik Munarman dan saya tidak percaya dengan tuduhan teroris ini," kata Fadli Zon melalui cuitan di akun twitternya @fadlizon, Selasa (27/4/2021).
Lebih lanjut, Fadli Zon juga menyampaikan, tuduhan tersebut tidak berdasar.
Baca Juga: Menyusul Habib Rizieq ke Tahanan, Ini Profil Munarman
"Sungguh mengada-ada dan kurang kerjaan," kata Fadli Zon.
Berita Terkait
-
Vonis Gugatan atas Sangkalan Fadli Zon soal Perkosaan Massal 1998 Digelar 21 April
-
Eks Ketua TGPF Tegaskan Fakta Perkosaan Mei 98 Tak Bisa Disangkal
-
Pernah Dipidana Kasus Terorisme, Jaksa Pertanyakan Izin Beracara Munarman di Sidang Noel Ebenezer
-
Ada 2 Raja Saling Mengklaim di Keraton Solo, Fadli Zon Mengadu pada DPR
-
Fadli Zon Sebut Pemerintah Tak Intervensi Urusan Keraton Solo: Fokus Kami Hanya Cagar Budaya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo